Pemuda Jangan Golput dan Apatis

Dita MG/BE
Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Bengkulu bertukar cinderamata dengan Komisioner KPU Darlinsyah pada kegiatan sosialisasi peran pemuda dalam pilkada di Hotel Adeeva Bengkulu, Rabu(28/10).

BENGKULU BE – Memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Bengkulu (IMM UMB), mengadakan sosialisasi bersama Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu. Pada kegiatan yang berlangsung di Hotel Adeeva Bengkulu, Rabu (28/10) ini, nara sumber dari KPU mengingatkan dan mengimbau agar para pemuda di Bengkulu, jangan menjadi golongan putih (golput) dan jangan pula apatis saat pilkada pada Desember mendatang.

Dalam acara sosialisasi ini kedua narasumber berpesan peran pemuda di era pandemi covid_19 ini sangatlah penting. Jangan golput dan dewasalah dalam suatu pilihan serta tidak menjadi gerakan yang apatis ujar Koordinator komisariat Ikatan Mahasiswa UMB Jessy Renika menuturkan kepada BE Rabu (28/10).

Pesan itu disampaikan mengingat pemilihan serentak yang dilaksanakan Desember mendatang masih diera pandemi Covid-19. Makanya sosialisasi mengangkat tema ”Peran Pemuda dalam Pilkada Diera Pamdemi covid-19. Dengan tetap mematuhi standar protocol kesehatan covid-19 inipun dilaksanakan.’

Sosialisasi memperingati hari sumpah pemuda ini berjalan dengan khidmat dengan tetap mematuhi standar protocol kesehatan. Karena mematuhi standar prokes covid-19. Maka peserta dan tamu yang diundang hanya Imawan dan imawati IMM, serta nara sumber KPU saja. Jumlahnya dibatasi hanya 80 orang.

”Di sini kami mengundang narasumber Komisoner KPU provinsi Bengkulu, yakni Kanda Darliansyah dan Kakanda Iqbal Aksari selaku ketua DPD IMM Bengkulu,” katanya.

Selama acara berlangsung banyak sekali pesan yang disampaikan oleh komisoner KPU Bengkulu mengingat hari pelaksanaan acara bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda dan Bengkulu tahun ini memasuki musim pilkada diera Pandemi covid-19.

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*