Pemprov Siap Promosikan Akrel

Ary/BE
Wakil Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah saat menghadiri kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Akrel Rejang Lebong di kampus Akrel di Kelurahan Simpang Nangka Kota Curup, Selasa (7/7).

CURUP, Bengkuluekspress.com – Dalam upaya mengembangkan Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (Akrel), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan ambil bagian untuk membesarkan salah satu perguruan tinggi negeri yang ada di Kabupaten Rejang Lebong tersebut.

Dukungan untuk Pemprov untuk akrel tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah saat menghadiri kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Akrel Rejang Lebong di kampus Akrel yang ada di Kelurahan Simpang Nangka Kota Curup, Selasa (7/7).

“Saat ini keberadaan Akrel ini masih banyak yang belum tahu, jadi kita dari Pemprov akan bantu mempromosikan,” sampai Wagub.

Tak hanya membantu promosi, Wagub juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Bengkulu akan menjajaki kerjasama dengan Akrel Rejang Lebong, terutama terkait dengan beasiswa bagi mahasiswa baru Akrel Rejang Lebong.

Setelah dilakukan perhitungan, menurut Dedy, anggarannya tidak terlalu besar. Sehingga bisa diakomodir oleh Pemprov.

“Untuk tahap awal mungkin nanti akan kita siapkan beasiswa untuk 50 orang dulu,” tambah Wagub.

Keberadaan Akrel ini sendiri, menurutnya sangat luar biasa. Karena di Indonesia hanya ada empat akademi komunitas negeri dan salah satunya di Provinsi Bengkulu yaitu Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong.

Keberadaan Akrel tersebut seharusnya bisa menjadi unggulan di Provinsi Bengkulu.

“Keberadaan Akrel ini dibawah Kemendikbud langsung, sehingga untuk fasilitasnya tidak diragukan lagi, oleh karena itu saya harap lulusan SMA khususnya di Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya bisa memanfaatkan keberadaan kampus ini,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Akrel Ir Abdul Aziz MP menjelaskan, saat ini Akrel membutuhkan kemitraan. Salah satu kemitraan yang bisa dilakukan yaitu Pemprov Bengkulu bisa memasukkan para anak petani dan nelayan yang ada di Provinsi Bengkulu untuk kuliah di Akrel.

Saat kuliah nanti mereka akan dibekali ilmu tentang pertanian dan perikanan serta wirausaha. Setelah lulus nanti mereka bisa dikembalikan kedaerah masing-masing untuk mengembangkan potensi pertanian dimasing-masing daerah.

“Kita harapkan dalam kemitraan tersebut nanti yang membiayai adalah pemerintah provinsi Bengkulu,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Aziz juga menjelaskan, bahwa biaya kuliah di Akrel sangatlah murah. Karena Akrel Rejang Lebong yang merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Rejang Lebong menerapkan SPP tunggal yaitu Rp 500 ribu per semester.

Selain itu, Akrel Rejang Lebong juga telah menyiapkan sejumlah beasiswa untuk para mahasiswanya.

“Beasiswa yang kita siapkan diantaranya Bidikmisi dengan kuota 31 orang, selain itu ada juga bebas SPP untuk nilai ujian masuk tertinggi untuk tiga orang setiap program studinya,” tambah Abdul Aziz.

Untuk program studi yang ada di Akrel Rejang Lebong, yaitu Diploma Dua Budidaya Tamanan Hortikultura kemudian Diploma Dua Teknologi Produksi Ternak Unggas serta Diploma Dua Budidaya Perikanan Air Tawar. (251)