Pemprov Matangkan Persiapan TTG


REWA/Bengkulu Ekspress Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti ST MT didampingi Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Yuliswani SE saat melakukan pertemuan pematangan pelaksanaan Gelar TTG di Pemprov Bengkulu, kemarin (18/6).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menggelar pertemuan dengan 2 Event Organizer (EO) untuk mematangkan persiapan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional yang akan dilaksanakan di Bengkulu pada September 2019 mendatang.  Jika tidak ada kendala, kegiatan ini akan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti ST MT mengatakan, pertemuan dengan pihak EO tersebut untuk mendengarkan gagasan kedua EO terkait dengan konsep yang akan mereka tawarkan untuk menyukseskan Gelar TTG Nasional mendatang. Hal tersebut dilakukan mengingat Pemprov belum menunjuk EO untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Memang EO-nya masih belum kita tunjuk, bisa saja salah satu atau bahkan keduanya berkolaborasi. Kita tadi baru mendengarkan paparan mereka terkait konsep yang mereka tawarkan untuk penyuksesan Bengkulu sebagai tuan rumah kegiatan Gelar TTG Nasional nanti,” kata Nopian, kemarin (18/6).

Kegiatan Gelar TTG ini selain memamerkan dan memperlombakan Teknologi Tepat Guna andalan daerah seluruh Indonesia, juga akan diisi dengan kegiatah lain. Diantaranya, yakni penampilan stand dari setiap OPD, instansi vertikal maupun pihak swasta.



“Untuk lomba TTG ini kita optimis bisa meraih juara pertama pada tahun ini, karena di tahun sebelumnya kita telah berhasil meraih juara 2 saat Bali menjadi tuan rumah,” ujar Nopian.

Untuk waktu pelaksanaanya sendiri dijadwalkan selama 5 hari yakni mulai dari tanggal 21-25 September 2019 di Sport Center Bengkulu. “Kalau agendanya ini akan dibuka langsung Presiden RI, namun itu belum pasti karena bisa saja diwakilkan kepada Wakil Presiden ataupun Menteri,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, M Syahroni SSos menambahkan, untuk target peserta 600 orang dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia.  Mengingat jumlah pesert yang cukup banyak, pihaknya juga akan melakukan persiapan dengan matang.

Bahkan hingga saat ini pihaknya terus memantau masing-masing tim dari kabupaten/kota untuk menampilkan teknologi tepat guna unggulannya. “Salah satu yang kita unggulkan yakni teknologi pengelolaan kopi yang ada di Kepahiang yang sebelumnya juga sempat mendapat juara 2. Namun untuk daerah lain kita juga akan pantau nanti apa teknologi tepat guna yang dapat ditampilkan,” ujar Syahroni.

Syahroni menyatakan bahwa ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk mempromosikan Bengkulu di kancah nasional. Melalui kegiatan ini juga dapat mempromosikan kunjungan wisata yang ada di Provinsi Bengkulu dalam rangka menyambut Wonderful Bengkulu 2020. “Untuk para tamu kita dari luar daerah, kegiatan ini sangat bagus dalam rangka mempromosikan paraiwisata kita,” tutupnya. (999)