Pemprov Kirim Kafilah STQN ke Kalbar

IST/Bengkulu Ekspress Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti foto bersama kafilah STQN 2019 yang akan diberangkatkan di Kalbar, kemarin (26/6).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengirim 16 orang putra-putri terbaik untuk mewakili Bengkulu dalam Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXV 2019 di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).  Putra-putri terbaik Bengkulu ini diharapkan bisa meraih banyak medali emas pada perhelatan akbar ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti mengatakan, semoga para kafilah asal Bengkulu tetap semangat dan bertanding secara maksimal. Sehingga mereka bisa meraih medali emas di STQN ke XXV 2019 ini.”Kami berharap kafilah dari Bengkulu bisa meraih medali emas pada STQN ini,” kata Nopian saat melakukan pelepasan Kafilah di ruang rapat Rafflesia Kantor Gubernur Bengkulu, kemarin (26/6).

Untuk itu, ia mengingatkan agar seluruh kafilah dari Bengkulu dapat mempersiapkan diri hingga 100 persen. Sehingga pada saat bertanding bisa menyaingi peserta dari provinsi lainnya.”Kami di sini akan selalu memberikan dukungan moril dan doa semoga kafilah dari Bengkulu bisa mengharumkan nama daerah,” ujar Nopian.

Ia menyebutkan, para kafilah telah yang mengikuti STQN ini, sebelumnya sudah melewati seleksi pada STQH Provinsi Bengkulu. Dari seleksi itu, terpilih 16 orang yang terdiri dari qori atau qoriah, hafiz atau hafizah dan penghafal hadits.

Selanjutnya dilakukan berbagai persiapan dan pelatihan, termasuk uji coba, serta pendalaman. “Kafilah asal Bengkulu semoga bisa membawa nama baik Bengkulu di kancah nasional, karena peserta yang kita kirim ini adalah yang terbaik,” tutup Nopian.

Diketahui, Provinsi Kalimantan Barat ditetapkan sebagai tuan rumah STQN XXV tahun 2019 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia tentang Penetapan Kalbar sebagai Tuan Rumah STQ Nasional XXV Tahun 2019. Berdasarkan susunan acara pembukaan STQN, pada Tanggal 29 Juni 2019 nanti, STQN akan dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin.(999)