Pemprov Bengkulu Dukung Perkembangan Program Jkn-Kis Di Bengkulu

Bengkulu, Jamkesnews – BPJS kesehatan Kedeputian Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu bersama Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan forum komunikasi para pemangku kepentingan utama tahap II bertempat di ruang rapat Rafflesia Kantor Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu. Tujuan dari forum ini adalah agar tercapainya komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan utama terkait pelaksanaan Program JKN-KIS meliputi penyampaian saran dan gagasan, pemecahan masalah serta perumusan rencana kerja sama yang strategis. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Sekertaris Daerah Provinsi Bengkulu Supran bersama unsur pimpinan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, BAPPEDA, DPKAD, BKD dan DPMPTSP, sementara dari BPJS Kesehatan dihadiri langsung oleh Deputi Direksi Wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu Siti Farida Hanoum didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup (26/10).

Supran dalam pembukaan Kegiatan menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dari Program JKN-KIS.

“Persoalan pelaksanaan Program JKN-KIS yang kita temui di lapangan dapat kita koordinasikan bersama dalam rapat ini sehingga harapannya akan membuat penyelenggaraan Program JKN-KIS lebih baik lagi kedepannya,” ujar Supran.

Supran menambahkan terkait masih adanya badan usaha yang masih belum mendaftarkan pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS ini akan dikaji bersama dengan pihak stakeholder.

“Dari data yang ditampilkan masih ada beberapa badan usaha yang belum didaftarkan, ini akan kita kaji bersama dan menjadi PR kita,” tambah Supran

Sementara Siti Farida Hanoum menjelaskan saat ini cakupan kepesertaan JKN-KIS Provinsi Bengkulu berada di nomor urut 23 Nasional dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia dengan cakupan 79,95% dari total penduduk Provinsi Bengkulu, segmen terbesar peserta didominiasi oleh peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN sebanyak 733.761 orang, sementara apabila dibagi ke dalam segmen kabupaten dan kota, Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan Kabupaten yang hampir seluruh penduduknya telah mempunyai jaminan Kesehatan sebesar 95%.

Hanoum mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu dalam implementasi dari Program JKN-KIS. “Kami berterimakasih atas pelaksaaan Program JKN-KIS yang didukung baik oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu sehingga berjalan baik, jika terdapat permasalahan dapat segera dikomunikasikan, keberhasilan Program JKN-KIS ini sendiri tidak terlepas dari peran dari stakeholder baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah,” jelas Hanoum.

Sampai dengan Oktober 2020. Sebanyak 1.610.388 penduduk di Provinsi Bengkulu sudah menjadi peserta JKN-KIS dari total penduduk Provinsi Bengkulu sebanyak 2.014.369 jiwa atau sekitar 79.95%. (RW/dw)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*