Pemprov Bengkulu dan Pelindo ll Bahas 3 Program Pokok Pembangunan Pulau Baai

Pertemuan pemprov bengkulu dan pelindo IIBengkulu, bengkuluekspress.com – Pertemuan antara pejabat Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Direktur Utama PT Pelindo ll, berlangsung hari ini (12/3/2018). Pertemuan ini membahas 3 pokok penting dalam agenda silahturahmi dan pemaparan tentang perencanaan pembangunan pelabuhan Pulau Baai.

Pada pertemuan itu dari Pemerintah Provinsi Bengkulu hadir langsung Pelaksana tugas Gubernur (Plt) Dr Rohidin Mersyah, beserta staf. Sementara dari Pelindo II dihadiri Evelin G Masasyah, selaku Dirut Pelindo ll.

Pertemuan itu diadakan di ruang rapat Rafflesia kantor Gubernur Bengkulu pada Senin (12/3).

“Kita berharap, launching Entering Fort bisa dicanangkan pada April-Mei ini, sekalian dengan kedatangan presiden ke Bengkulu,” ujar Dirut PT Pelindo ll Evelin G Masasyah kepada bengkuluekspress.com Senin(12/3/2018).

Adapun tiga pokok bahasan yang dibahas, pertama Enterning Fort, yakni Pelabuhan Pulau Baai sebagai akses pintu masuk pelabuhan nasional. Kedua pembahasan tersebut ialah tentang perencanaan pelabuhan pulau Baai sebagai terminal ternak selama ini bisa berjalan dengan semestinya. Program itu diyakinkan bisa saja diimplementasikan pada saat kedatangan Presiden nantinya. Program ketiga, Pelindo berharap dapat menyerahkan sertifikat lahan kepada nelayan. Dalam hal ini sertifikat itu diharapkan diserahkan langsung oleh presiden saat kedatangannya ke Bengkulu.

“Ketiga hal itu yang menjadi fokus untuk kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kami kira itu semua positif sekali dalam diskusi pada hari ini, dan ini bisa menjadi bukti nyata antara BUMN dan Pemerintah bisa bersinergi untuk membangun Indonesia khususnya daerah Bengkulu,” papar Evelin.

Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, rencana pembangunan infrastrukstur strategis ini betul-betul menjadi mesin penggerak ekonomi Bengkulu dan sangat produktif untuk pusat perekonomian Bengkulu.

“Pada pembahasan tadi, kita melihat agar lahan 1200 ha milik Pelindo itu bisa produktif sebagai pusat investasi pengolahan industri dan lainnya. Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu masuk ke Bengkulu yang menjadi arung gerak prekonomian Bengkulu,” paparnya.

Ia menambahkan, jika pembangunan Pelabuhan Pulau Baai ini berjalan baik tidak menutup kemungkinan sebagai pemicu BSN pembangunan tol dan rel kereta api di Bengkulu semakin cepat dilaksanakan, ketika pelabuhan Pulau Baai yang perkembangannya semakin besar. (HBN)