Pemprov Bahas Tuan Rumah HPN

H-Junaidi-Hamsyah-SAg-MPd1BENGKULU, BE – Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Bengkulu akan berjuang menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2014.  “Kita coba rapat dengan PWI dan protokol dan ada HPN di Manando 9 Feburai 2013 kita ada rapat intern dulu dengan PWI, protokol, sebelum berangkat,” kata  Kadishubkominfo Provinsi Eko Agusrinato,kemarin.

Eko mengatakan dengan adanya persiapan yang matang sehingga kehadiran delegasi dari Bengkulu pada acara HPN di Manado dapat mempersiapkan diri dengan baik.  Sebelumnya pada hari Senin (28/1) ada dua tim yang sudah dibentuk oleh Pemprov untuk melakukan studi banding ke Jambi dan ke NTT karena mereka sudah menjadi penyelengaran HPN yang sukses. Apabila Provinsi Bengkulu terpilih menjadi tuan rumah event nasional itu, maka harus menjadi tuan rumah yang baik.

“Semuanya akan kita bicarakan, kita rapatkan dan setelah selesai HPN mereka mendapatkan kesan yang baik. Rencana ada tim yang berangkat ke Jambi  ada dari unsur PWI, Protokol dan Dishubkomifo satu tim lagi ke Provinsi NTT juga sudah pernah jadi penyelenggara dan kita akan rapat sesuai dengan arahan gubernur,” paparnya.

Meski peluang sebagai tuan rumah sangat besar, namun dalam waktu dekat akan meminta kepastian dari Ketua PWI Pusat. Sebab ada daerah lain yang pada akhir-akhir ini begitu gencar meminta  sebagai tuan rumah, seperti Bangka Belitung dan Kepulaua Riau.

“Peluang  menjadi tuan rumah penyelanggaran HPN 2014  sangat besar. Sebab sebelumnya pernah melakukan pertemuan dengan Ketua PWI Pusat Margiono, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, Ketua DPRD Provinsi Kurnia Utama, dan Ketua PWI Cabang Bengkulu Sukatno,” katanya.

Namun ia mengatakan, kepastian finalnya akan diumumkan pada 9 Februari 2013 nanti di Manado, Sulawesi Utara. Setelah ditetapkan sebagai tuan rumah HPN 2014, Pemerintah Provinsi  Bengkulu akan menyiapkan segala keperluan. Termasuk menata kondisi pantai panjang yang kumuh.  “Pada prinsipnya kita akan menjadi tuan rumah yang baik,” katanya.

Provinsi Bengkulu berharap menjadi tuan rumah HPN, karena sesuai tradisi setiap HPN dihadiri presiden dan wakil presiden. Kehadiran presiden yang juga akan diikuti oleh menterinya tersebut, diharapkan akan membawa bantuan. Seperti saat menjadi tuan rumah HPN di Nusa Tenggara Timur pada 2011, presiden mengucurkan dana Rp 7 triliun untuk pengembangan pelabuhan dikucurkan. “Kita berharap dengan HPN ini akan berdampak pembangunan bagi Bengkulu, seperti pembangunan bandara, Pelabuhan dan Enggano,” katanya.(100)