Pemkot Kumpulkan Data Ijazah yang Belum Diambil dari Sekolah

FOTO IST/ Sekda Arif Gunadi saat rakor untuk meminta camat dan lurah data ijazah yang belum diambil dari sekolah, Rabu kemarin (25/08).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemkot Bengkulu menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Camat dan Lurah se-Kota Bengkulu melalui virtual dipimpin oleh Sekda Arif Gunadi di Monitoring Center, kantor Kominfosan, Rabu (25/8). Ternyata, rapat dilakukan untuk menginstruksikan camat dan lurah agar segera mendata ijazah pelajar yang belum diambil dari pihak sekolah.

Pemkot Bengkulu kian serius untuk membebaskan ijazah pelajar yang masih tersangkut karena masalah biaya atau belum melunasi SPP. Sekda meminta camat dan lurah dapat mengumpulkan data ijazah tersebut dalam minggu ini dengan melakukan koordinasi ke pihak sekolah.

“Kita ingin camat dan lurah mendata para siswa-siswi tersebut secara detail. Koordinasikan dengan kepsek untuk mendata masih ada tidak pelajar yang belum mengambil ijazahnya. Apabila sudah dapat data realnya, mulai dari jumlah persekolah maupun alamat siswa, kita minta lurah berkoordonasi ke RT untuk melihat langsung ke rumah warga tersebut. Hal ini untuk memastikan apakah mereka memang benar tak mampu, apabila benar nanti akan kita buat surat keterangan tidak mampu. Sehingga, kita dapat mencari alternatif untuk membantunya,” jelas Arif.

Namun Sekda menambahkan, pendataan hanya dilakukan kepada warga kurang mampu atau miskin yang selanjutnya dikoordinasikan dengan RT untuk memastikan kondisi ekonomi yang bersangkutan. Ia menilai, jika pelajar yang ijazahnya masih ditahan dengan kondisi ekonomi golongan mampu seharusnya bisa mengambil sendiri dengan menyelesaikan urusan ke sekolah.

“Kita minta data ini segera diselesaikan, khusus bagi yang kurang mampu. Kalau mampu kan seharusnya bisa mengambil sendiri ke sekolah,” tutup Arif. (Imn)