Pemkot Bengkulu Sebut Gaji PTT Akan Dibayarkan Maret

FOTO IMAN/ BE – Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sejak dipekerjakan mulai tanggal 1 Januari 2021 lalu, Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di lingkungan pemerintahan Kota Bengkulu terkhususnya yang bergerak di bidang teknis seperti penyapu jalan, supir, Satpol-PP, petugas taman, pemadam kebakaran dan lainnya hingga saat ini belum menerima gaji dari Pemerintah Kota (pemkot) Bengkulu. Sebelumnya, hal ini juga sudah mendapat respon dari DPRD Kota Bengkulu agar Pemkot mendahulukan SK PTT di bidang teknis.

Menanggapi hal tersebut, wakil walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan pihak akan segera melakukan pembayaran honor kepada seluruh PTT yang dipekerjakan, selambat-lambatnya pada bulan Maret mendatang. Ia menyampaikan untuk PTT dibidang Teknis akan didahulukan pembayaran honor oleh pemkot Bengkulu melalui masing-masing OPD nantinya.

“Untuk PTT, ini memang ada dua pengelompokan satu untuk tenaga teknis yang memang tidak bisa tidak mereka tetap bekerja. Itu insyaallah nanti mereka akan segera menerima honornya. Tetapi untuk PTT yang lain terhitung itu pada bulan maret, sekarang sedang proses dan sebagian pak wali sudah menyetujui tetapi nanti masing-masing PTT itu diminta untuk mengirim semacam surat atau permohonan kepada walikota selaku pejabat pembina kepegawaian mohon untuk diteruskan, karena keputusan ini ada di walikota,” ujar Dedy.

Sementara itu, Pemkot Bengkulu sedang mempertimbangkan nasib dan memperjuangkan tenaga honorer pekerja PTT terkait wacana pengurangan PTT yang disebabkan keterbatasan anggaran. Namun wacana tersebut sedang dikaji dari sektor anggaran serta kebutuhan di tiap OPD Pemkot Bengkulu.

“Ada wacana kemarin akan ada pengurangan tetapi kami sedang pertimbangkan makanya mohon doanya, para PTT berdoa mudah-mudahan pada kondisi Covid-19 ini walaupun anggaran kita terbatas kita mengusahakan dan berupaya keras untuk semuanya nanti akan kita perhatikan,” tutupnya. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*