Pemkot Bengkulu Gagas Berikan Beasiswa untuk 2.730 Siswa

BENGKULU, BE – Setelah memberikan subsidi bantuan kuota internet gratis. Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu kembali menggagas memberikan bantuan pada warga Kota Bengkulu. Kali ini dalam bentuk beasiswa untuk siswa/siswi warga Kota Bengkulu kurang mampu. Beasiswa ini bakal diberkan kepada sekitar 2.730 siswa.

“Ada 2000 siswa SD dan 730 Siswa SMP baik negeri dan swasta yang diberi beasiswa. Saat ini Disdik tengah menyebarkan surat pemberitahuan tersebut ke sekolah untuk mengumpulkan persyaratan sekaligus nama penerima beasiswa,” ungkap Kasubag Umum Disdik Kota Bengkulu Nopian Sutanto pada BE, Kamis (10/9).

Penerima beasiswa kurang mampu dapat mengajukan syarat dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan yang diketahui camat, bisa berstatus yatim piatu, surat pernyataan kurang mampu yang dibuat oleh orang tua ditanda tangani diatas materai, dan foto kopi kartu keluarga warga kota Bengkulu. Syarat itu disampaikan ke sekolah. Perlu dicamkan penerima beasiswa kurang mampu adalah betul-betul warga kota Bengkulu dan bukan pemegang kartu Indonesia Pintar atau kartu bantuan pemerintah lainnya.

“Data dikumpulkan secara kolektif di sekolah, oleh kepala sekolah disampaikan ke Disdik paling lambat 30 September 2020,” bebernya.

Beasiswa kurang mampu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020. Pagu anggaran pendistribusian beasiswa tersebutlebih kecil dibanding tahun lalu. Penurunan tersebut, karena dana telah digunakan untuk penanganan covid-19. Acuan pendistribusian beasiswa kurang mampu sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) nomor 29 tahun 2015 tentang tata cara dan persyaratan pemberian beasiswa dan penghargaan bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan.

Lebih lanjut dikatakan Nopian Sutanto, agar sekolah segera mengajukan data-data penerima, sehingga pendistribusian BSM dapat segera dicairkan.

Sebenarnya program beasiswa bagi siswa kurang mampu ini sudah menjadi program rutin Disdik melalui Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan beasiswa berprestasi. Hanya saja, tahun ini bantuan siswa/siswi berprestasi ditiadakan dikarenakan dihapuskanya pelaksanaan Ujian Nasional.  (247)