Pemkot Abaikan HPKB & PPKB

RATU SAMBAN, BE – Kisruh parkir zona 6 di Panorama segera disudahi. Aksi yang dilakukan oleh juru parkir dari HPKB dan PPKB yang mendesak pihak legislatif maupun eksekutif membatalkan perjanjian dengan CV Tiga Saudara, ditolak Pemkot. Berdasarkan hasil rapat tertutup antara Asisten I, Asissten II, Asisten III, serta perwakilan Dishubkominfo Kota Bengkulu, telah memutuskan bahwa CV Tiga Saudara lah yang akan mengelola parkir zona 6 Panorama. Ini tetap dipertahankan hiungga kontrak berakhir akhir tahun ini. Sedangkan PPKB dan HPKB, dinilai tidak memiliki dasar kuat untuk mempertahankan zona 6 tersebut. Asisten I Pemkot Bengkulu, Dra Rosmidar, menolak intervensi dari HPKB dan PPKB untuk kembali melakukan pengelolaan. “Berdasarkan hasil rapat tadi, kita sudah memutuskan zona 6 tetap akan dikelola oleh CV Tiga Saudara. Setelah kita mendengarkan berbagai pertimbangan dari dinas terkait, tidak mungkin kita membatalkan MoU yang sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Dilanjutkan Srikandi Pemkot Bengkulu ini, bahwa tidak ada alasan sedikitpun untuk menolak CV Tiga Saudara sebagai pengelola. Terlebih pihak Pemkot sudah menerima uang muka sebesar 30% dari total keseluruhannya Rp 900 juta.  “Kita sudah meminta juga, agar petugas parkir yang lama tetap dilibatkan. Jadi kalau ada petugas yang belum bekerja juga, maka silakan melapor ke Dishubkominfo. Semua untuk kebaikan kita bersama, dan tidak ada pihak yang dirugikan,” tegasnya. Rosmidar menambahkan, pihaknya siap berdialog dengan petugas parkir lainnya, sehingga bisa menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. “Jadi semua sudah jelas, mengapa CV Tiga Saudara tetap akan mengelola zona 6 ini. Semua nantinya untuk PAD, dan petugas parkir lama tetap dilibatkan, dan ini memang kita haruskan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk melakukan penolakan, karena semua sudah jelas,” pungkasnya. (160)