Pemkab Seluma Targetkan Sakip BB

TAIS,BE – Sekalipun selama ini Pemerintah Kabupaten Seluma, tidak pernah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian(WTP) atas pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Pemkab Seluma tetap berusaha dan menargetkan untuk mendapatkan hasil evaluasi atas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2020, dengan nilai terbaik BB. Dengan harapan bisa mendapatkan Insentif daerah sebesar Rp 8-11 miliar untuk peraih nilai terbaik.

“Kita menargetkan harus mendapatkan nilai BB untuk hasil kerja pada 2020. Penghitungan sementara Seluma sudah mendapatkan nilai B,” tegas Kabag Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Pemda Seluma, Elma Juita, S.Sos kepada BE.

Target evaluasi ini harus bisa terwujud. Mengingat Pemda Seluma, harus mengejar insentif daerah. Dimana dengan nilai BB ini sudah bisa mendapatkan insentif daerah untuk menyokong pembangunan Seluma. Dengan menyatukan visi misi bupati Seluma dengan pencapaian kinerja dengan dasar RPJMD. Diketahui, sebelumnya Seluma mendapatkan penilaian Sakip CC yang tidak masuk mendapatkan insentif daerah.

“Sebelumnya memang pembangunan yang sudah ada tidak berlandaskan RPJMD. Pada 2019, serta 2020 pembenahan kinerja sudah mengacu kepada RPJMD yang ada,” ujarnya.

Lima komponen penilaian sakip utama yang terdiri dari Perencanaan Kinerja 30%, Pengukuran Kinerja 25%, Pelaporan Kinerja 15%, Evaluasi Kinerja 10%, dan Capaian Kinerja 20%. Predikat nilai absolut interpretasi yaitu AA>85-100 Memuaskan, A>75-85 Sangat Baik, B>65-75 Baik dan perlu sedikit perbaikan, CC>50-65 Cukup baik (memadai), perlu banyak perbaikan yang tidak mendasar, C>30-50 Agak kurang dan perlu banyak perbaikan, termasuk perubahan yang mendasar serta D 0-30 Kurang dan perlu banyak sekali perbaikan dan perubahan yang sangat mendasar.

“Mudah-mudahan nilai kita bisa naik dan jelasnya membaik dari tahun sebelumnya,”  imbuhnya.  (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*