Pemkab Kepahiang Sambut Kedatangan Gowes Nusantara

Bengkulu
REWA/Bengkulu Ekspress TIBA: Sebanyak 15 atlet pesepeda peserta Gowes Touring Pesona Nusantara saat tiba di perbatasan Bengkulu-Kepahiang, pada pukul 11.00 WIB kemarin (18/7).

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang menyambut baik kedatangan para atlet pesepeda peserta Gowes Touring Pesona Nusantara 2017 di perbatasan Bengkulu-Kepahiang, pada pukul 11.00 WIB kemarin (18/7) dengan menurunkan puluhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kepahiang.

Perwakilan Kemenpora RI Agus Santoso mengatakan, Gowes Touring pesona Nusantara kini melintasi Kepahiang setelah memulai dari titik nol di Kota Sabang.

“Para pesepeda sudah melewati berbagai Kota dimulai dari kota Sabang hingga kini tiba di Kepahiang,” ujar Agus, kemarin (18/7).
Agus melanjutkan, sebelumnya para pesepeda sudah terlebih dulu melintasi Kota Bengkulu sebelum akhirnya tiba ke Kepahiang lalu. Kemudian rencananya akan menuju kabupaten Rejang Lebong.

“Kami sangat berterimakasih karena sudah disambut baik di Kabupaten Kepahiang, bahkan dengan puluhan Paskibra,” lanjut Agus.
Agus juga mengungkapkan, di setiap kota dan kabupaten yang disinggahi, para pesepeda akan mengambil air dan tanah dari daerah tersebut untuk pembangunan monumen peringatan kegiatan ini.

“Setiap kota dan kabupaten yang disinggahi akan diambil air dan tanahnya untuk di buatkan monumennya nanti di daerah Gunung Tidar,” ungkap Agus.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Zamzami SE MM mengatakan, bangga peserta Gowes Pesona Nusantara memang sangat menakjubkan.

“Mereka yang tidak pernah lelah, baik hujan dan panas, kami sangat salut sekali karena tetap sehat dan bugar meskipun sudah menempuh perjalanan yang jauh,” ujar Zamzami.

Diungkapkan Zamzami, Pemkab Kepahiang menyambut hangat para pesepeda nusantara ini. Bahkan 20 sepeda dari Kepahiang akan mengantarkan peserta Gowes sampai ke Rejang Lebong.

“Kami sangat menghargai semua atlet sepeda ini dan atlet lokal juga akan mengiringi mereka sampai ke Rejang Lebong,” ungkap Zamzami.

Zamzami menilai, kegiatan ini juga bisa dilakukan untuk mempromosikan kabupaten Kepahiang ke mata nasional dimana di usia Kabupaten kepahiang yang ke 13 tahun potensi belum bisa digarap maksimal karena keterbatasan sumberdaya.

“Jadi saya harap melalui kegiatan ini Kepahiang lebih dikenal secara luas,” tutur Zamzami.
Kepala Disparpora Kepahiang, Su’urdi SSos mengatakan, kegiatan ini snagat positif karena dapat mengenalkan potensi Kepahiang kepada masyarakat luas melalui event ini.

“Kepahiang kana lebih dikenal luas karena kegiatan ini secara langsung dapat mengangkat potensi pariwisata dan olahraga Kepahiang,” terang Su’urdi.

Terakhir Su’urdi juga mengatakan, kegiatan ini mampu membangkitkan semangat berolahraga masyarakat Kepahiang, terutama olahraga sepeda.

“Kegiatan ini menjadi ajang promosi untuk kegiatan olahraga sepeda kepada masyarakat Kepahiang dan mampu mengangkat potensi olahraga Kepahiang,” tukas Su’urdi.(999)