Pemkab Kaur Siapkan 16 Ekor Hewan Kurban

RAPAT: Bupati Kaur dan Wabup saat menggelar rapat persiapan qurban dengan kepala OPD di aula lantai 3 Pemda Kaur, Kamis (15/7).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Perayaan hari raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 ini menjadi momen yang dinantikan bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah kurban miskipun ditengah pandemi Covid-19. Dimana dalam perayaan Idul Adha 1442 H kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur menyiapkan sebanyak 16 ekor sapi kurban yang akan di pontong pada hari raya idul adha Selasa (20/7).

“Sesuai hasil rapat kita bersama bapak Bupati dan kepala OPD tahun ini ada 16 ekor sapi yang akan kita qurbankan. Hewan kurban ini dari bapak Bupati dari ASN Pemda Kaur yang akan melaksanakan ibadah kurban pada tahun ini,” kata Kabag Kesra Setda Kaur Robi Antomi SPI, Kamis (15/7).

Dikatakan Robi, 16 hewan kurban itu yakni dari Bupati 1 ekor, Sekretaris daerah 1 ekor, Perindakop dan Kesra 1 ekor, BKD 1 ekor, Dinkes 1 ekor, Kesbapol 1 ekor, Dispendik 1 ekor, PU PR 1 ekor, Dispertan 1 ekor, Sekwan 1 ekor, PMD 1 ekor, Dinsos, Dukcapil, DLH dan PBD 1 ekor, satu pintu, BKD PSDM, perkinanan dan Kominfo 1 ekor, RSUD Kaur 1 ekor.

Dimana hewan kurban nantinya akan distribusikan ke 15 kecamatan serta ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdapat di Kabupaten Kaur. Dimana selain, para ASN dan tenaga honorer di pemerintahan daerah Kaur ada juga masyarakat sebagai penerima melalui cara pemberian kupon kepada peserta nantinya.

“Untuk lokasinya pemotongan hewan setelah salat id bisa saja dilapangan masing-masing Kecamatan, dan 16 ekor hewan qorban ini kita sebar di 15 Kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kaur H Lismidianto SH MH yang hadir dalam rapat persiapan kurban di aula lantai tiga Pemda Kaur Kamis (15/7). Ia meminta kepada warga, khususnya panitia kurban Idul Adha agar melakukan proses pemotongan hewan kurban dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Kemudian, pembagian daging kurban dilaksanakan dengan cara door to door untuk menghindari kerumunan.

“Pembagian diharapkan dilakukan oleh panitia langsung kerumah-rumah warga. Jadi masyarakat tidak berbondong-bondong datang ke masjid atau tempat pemotongan untuk mengantre panjang. Ini sumua agar kita terhindar dari wabah Covid-19 ini,” harap Bupati. (618)