Pemkab BS Launching LPSE

TABUH DOL : Bupati BS H Reskan Effendi SE didampingi Direktur E-Procurement LKPP Ikak G Patriastomo dan Ketua LPSE BS Ir Yadera Suid menabuh dol saat pembukaan launching LPSE BS kemarin.

KOTA MANNA, BE – Guna meningkat akuntabilitas serta transparansi pengadaan barang dan jasa, Pemkab BS kemarin menggelar launching Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di aula Reptaloka Setkab BS. Dalam kegiatan yang dibuka Bupati BS H Reskan Effendi SE tersebut, hadir pihak dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yakni Direktur E-Procurement LKPP Ikak G Patriastomo. Sementara undangan yang datang berasal dari para kepala dinas, forum komunikasi antar pimpinan daerah BS dan juga para kontraktor. Dalam sambutannya, Reskan berharap agar lembaga tersebut dapat berfungsi maksimal untuk mengumumkan setiap pengadaan barang dan jasa di BS. “Semoga LPSE ini menjadi tempat mengakses semua pengadaan barang/jasa,” katanya. Dia juga berharap agar semua pengadaan barang/jasa di BS ini dapat segera diumumkan di LPSE. Dengan begitu semua pemborong atau rekanan dan mengakses dan memiliki kesempatan melakukan penawaran terhadap proyek yang akan dikerjakan. “Dengan adanya LPSE ini dapat mempermudah para rekanan untuk mengetahui semua jenis pengadaan sehingga nantinya didapat rekanan yang benar benar mampu mengerjakan proyek tersebut,” terangnya. Sementara itu Direktur E-Procurement LKPP Ikak G Patriastomo mengatakan dengan adanya LPSE tersebut semua rekanan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemenang tender. Untuk itu, dalam LPSE semua pengadaan akan ditampilkan sehingga semua rekanan dapat mengaksesnya di situs LPSE.bengkuluselatankab.go.id. Dikatakanya adanya pengadaan barang/jasa di BS ini tidak hanya akan diketahui oleh rekanan lokal akan tetapi rekanan dari provisi lain. Mereka juga dapat mengajukan penawaran sehingga akan didapat persaingan ketat untuk menentukan pemenang tender tersebut. “Dalam LPSE ini nanti akan ditampilkan secara online semua pengadaan, sehingga dapat diakses setiap saat baik itu dalam Kabupaten BS juga bagi dunia luar,” ujarnya. Terpisah, Ketua Gabungan Pengusaha Seluruh Indonesia Kabupaten BS Samsu Hermanto menyambut baik adanya rencana pengumunan pengadaan secara online. Hanya saja dia berharap agar para panitia dapat berlaku adil dalam menentukan pemenang tender, sehingga tidak ada rekanan yang dirugikan. “Saya sangat setuju diumumkannya setiap pengadaan secara online lewat LPSE, tapi harus transparan sehingga semua rekanan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemenang tender,” harapnya.(369)