Pemkab Bengkulu Utara Ikuti Lomba Stunting Tingkat Nasional

Pjs Bupati BU, Dr Iskandar ZO SH MSi

ARGA MAKMUR, bengkuluekspress.com – Setelah Sukses meraih penghargaan dari Provinsi Bengkulu sebagai kabupaten paling inovatif, inspiratif, replikatif dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan angka stunting. Sehingga Kabupaten Bengkulu Utara (BU) ditunjuk mengikuti lomba stunting tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Batam. Pemkab BU kembali mendapatkan pengharagaan dan kehormatan dari Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden untuk menjadi narasumber di kegiatan asistensi dalam rangka mendorong upaya menurunkan angka prevalensi stunting di Jakarta pada Selasa (10/11). Hal ini disampaikan Pjs Bupati BU Dr Iskandar ZO kepada awak media belum lama ini.
“Ya, pada tanggal (6/11) lalu kita mendaptkan surat dari Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Sekretariat Wakil Presiden diminta untuk menjadi narasumber dalam ekspose kabupaten yang terbaik dalam penurunan angka stunting,” kata Iskandar ZO.

Dirinya pun menambahkan, ini merupakan suatu kehormatan bagi Pemkab BU, karena bisa tampil di Sekretariat Wakil Presiden yang menjadi pengendali dalam penurunan angka stunting di Indonesia. Dimana Pemkab BU diminta untuk mengkespose tentang langkah-langkah strategi dan kebijakan yang dijalankan Pemkab BU dalam upaya penurunan angka stunting. Karena saat ini angka stunting di kabupaten BU diangka 9,5 persen sementara angka nasional diangka 18,5 persen, ini jelas jauh diangka ditetapkan angka nasional ditambah lagi dengan ditahun 2024 Pemkab BU menetapkan angka penurunan stunting di angak 5 persen.
“Hal ini lah yang menjadi daya tarik pemerintah pusat, sehingga kita (Pemkab BU) bisa memberikan pencerahan kepada daerah-daerah lainnya, bagaimana langkah strategi Pemkab BU dalam penurunan angka stunting,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Iskandar ZO menuturkan, bahwa hal ini tak lain atas kerja upaya dan sinergitas Pemkab BU dalam hal ini Tim penurunan stunting yang tergabung dari Dinas Kesehatan, DKP, PU, DPMD, Dinas Sosial, BKKBN, Dinas PPPA, BPJS, Dispendik, DTPHP, Kemenag, dan Dinas Perikanan bekerjasama dengan lembaga legislatif dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten BU.
“Semua ini berkat sinergitas kita, mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan kita ditahun 2024 dalam penurunan angka stunting bisa tercapai,”tukasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*