Peminat Replanting Sawit Meningkat

ASRI/Bengkulu Ekspress LAYAK: Tanaman kelapa sawit ini sudah tua dan layak untuk dilakukan replanting atau peremajaan.

KOTA MANNA, BE – Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (BS), Ir Silustero MM didampingi kabid Perkebunan, Ahmad Sukirman mengatakan, program replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit di BS berlanjut. Pada tahun ini sudah ribuaan hektar kebun sawit yang siap direplanting.

“Untuk tahun ini, sudah 1.364 hektar kebun sawit yang sudah diusulkan ke kami untuk ikut program replanting,” katanya.

Dikatakan Ahmad Sukirman, jumlah tersebut jauh lebih banyak dari tahun lalu. Sebab pada tahun 2019 lalu hanya 330 hektar kebun sawit yang ikut program replanting. Meningkatnya peminat replanting ini karena timnya rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang tanaman sawitnya sudah tua, tidak produktif atau bibit asalan agar ikut program replanting. Hal itu dimaksudkan agar produksinya nanti lebih maksimal. Selain itu, bantuan biaya untuk program replanting tahun ini juga lebin besar dari tahun lalu.

“Tahun lalu bantuan biaya program replanting sawit hanya Rp 25 juta perhektar, tahun ini naik menjadi Rp 30 juta perhektar,” ujarnya.

Dijelaskan Ahmad Sukirman, program replanting sawit ini di kecamatan Kedurang Ilir, Bunga Mas, Pino Raya, Manna dan Pino. Dirinya menargetkan tahun ini, program replantinv sawit di BS dapat berjalan lancar. Sehingga ke depan petani sawit di BS dapat lebih sejahtera.

“Mudah-mudahan dengan adanya program replanting ini, petani sawit di BS perekonomiannya bisa meningkat,” harap Ahmad Sukirman. (369)