Pemerintah Soroti ‘TKA’ Pembangunan PLTU dan Papan Merk Berbahasa Asing

petunjukBENGKULU, bengkuluekspress.com – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang saat ini sedang dibangun di kawasan Pelabuhan Pulau Baai, mendapat sorotan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pemprov menyoroti terkait tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja serta banyaknya papan merk yang diberada di daerah pembangunan PLTU itu menggunakan tulisan bahasa asing atau bahasa China yang dinilai tak mencirikan bahasa Indonesia.

Plt Gubernur Bengkulu, Dr Rohidin Mersyah MMA mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan
mengamankan papan merk yang notabene menggunakan tulisan bahasa asing di wilayah Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kawasan Pulau Baai tersebut.

“Kita akan melakukan koordinasi dan sinergi ke OPD terkait penertiban papan merk bertuliskan China di sekitar Pelabuhan Pulau Baai,” ujar Rohidin, Rabu (28/2/2018) saat diwawancarai bengkuluekspress.com setelah acara sosialisasi di Aula Serba Guna Provinsi Bengkulu.

Pihaknya menilai, logo bertuliskan China itu tidak mencirikan bahasa Indonesia sehingga dinilai
tidak mencintai bahasa Indonesia. Oleh karena itu papan merek yang menggunakan bahasa asing tersebut akan segera ditertibkan.

Rohidin juga meminta kejelasan jumlah TKA yang dipekerjakan pada mega proyek pembangunan PLTU tersebut, sebab banyak laporan yang menemukan kejanggalan dari proses pembangunan tersebut.

“Secepatnya akan dibersihkan karena tidak mencirikan Indonesia,” tutup Rohidin. (HBN)