Pemeriksaan Fisik 12 Pasar Belum Tuntas

KOTA BINTUHAN, BE – Kejari Bintuhan masih menunggu hasil laporan tim ahli konstruksi yang memeriksa fisik 12 titik pembangunan pasar tradisional. Tim yang berasal dari Universitas Lampung (Unila) ini mengecek kesesuaian rencana anggaran biaya (RAB) proyek senilai Rp 1,3 miliar dari APBN 2011 itu dengan realisasi fisiknya.┬áKajari Bintuhan M Iwa Swia Pribawa SH melalui Plh Kasi Intel Mustarso SH mengutarakan pihaknya meyakini ada penyimpangan dalam pembangunan 12 titik proyek pasar yang tersebar di 10 kecamatan itu. Namun seperti apa penyimpangannya masih menunggu hasil pemeriksaan fisik tim ahli konstruksi. “Minggu depan kemungkinan sudah ada hasilnya,” jelasnya.┬áMurtarso menjelaskan, jika hasilnya ada dugaan penyimpangan, maka kasus ini akan diteruskan menjadi tingkat penyidikan untuk diserahkan Pidana Khusus (Pidsus). Dikatakanya, tim ahli kontruksi kemarin memang diminta untuk mengukur semua kerangka pembangunan pasar yang menghabiskan anggaran tahun 2011 senilai Rp 1,3 miliar tersebut. Kemudian hasilnya dipadukan dengan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) yang dibuat oleh Dinasperindakop Kaur. “Kita tetap yakin bangunan 12 titik pasar itu adanya penyimpangan,” jelasnya.(823)