Pemdes Sidodadi Manfaatkan DD Bangun Waterboom

FOTO IST/BE – Plt. Camat Penarik Sutrisna Imam Santosa, SH bersama Pemdes Sidodadi, BPD, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat saat berada di lokasi titik nol pembangunan Objek Wisata Waterboom Desa Sidodadi Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Kamis, (22/4/4/2021).

MUKOMUKO, bengkukuekspress.com – Pada tahun ini Pemerintah Desa Sidodadi, Kecamatan Penarik akan melaksanakan pembangunan wahana rekreasi atau waterboom yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2021. Tidak tanggung-tanggung untuk merealiasasikan pembangunan waterboom ini Pemerintah Desa Sidodadi menganggarkan anggaran yang mencapai Rp 500 juta lebih.

Pembangunan waterboom ini merupakan bangunan fisik tunggal pada tahun ini dan sudah disetujui oleh masyarakat melalui musyawarah desa (Musdes) antara Pemerintah Desa, anggota BPD dan masyarakat Desa Sidodadi.

Agar kegiatan pembangunannya berjalan lancar, Kamis (22/4) Pemerintah Desa Sidodadi menggelar rapat pelaksana pra pembangunan fisik Dana Desa  tahun 2021 Desa Sidodadi.

Plt Camat Penarik, Sutrisna Imam Sentosa yang hadir, menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan pembangunan fisik Weterboom yang dilaksanakan oleh Desa Sidodadi ini pada APBDEs tahun ini.

“Kegiatan ini cukup fantastis karena Desa Sidodadi ini sudah ada kesepakatan dalam pembangunan waterboom dan semoga dalam perjalanan pembangunan waterboom ini tidak ada hambatan atau kendala dan berjalan dengan lancar,” harapnya.

Agar pembangunan ini bisa berjalan lancar, diharapkan seluruh perangkat Desa Sidodadi ini untuk tetap bekerjasama agar pembangunan APBDes 2021 ini bisa berjalan dengan baik. Kemudian pengawasan dalam pembangunan ini sangat diperlukan. Oleh sebab itu diharapkan anggota BPD Desa Sidodadi dan masyarakat bisa bersama-sama mengawasi pembangunan Waterboom ini sehingga pembangunan Waterboom ini nantinya sesuai yang diharapkan.

“Anggota BPD dan masyarakat harus tetap bersinergi dengan perangkat desa untuk bersama sama mengawasi pembangunan Waterboom ini dari awal hingga selesai untuk menghasilkan pembangunan yang diharapkan,” ujar Sutrisna.

Kepala Desa Sidodadi, Joko Trisusilo mengatakann, kegiatan pembangunan waterboom ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan sistem Padat Karya Tunai (PKT).  Jadi tidak melibatkan pihak ketiga.

“Perlu saya tegaskan TPK ini bukan Tim Pemborong Kegiatan. Tetapi TPK ini Tim Pelaksana Kegiatan. Jadi masyarakat harus bisa membedakan. Kegiatan ini tidak ada pihak ketiga dan dilaksanakan dengan sistem Padat Karya Tunai,” jelas Joko.

Ditambahkannya, pembangunan waterboom ini bersumber dari Dana Desa yang mencapai ratusan juta. Diharapkan kedepan dengan adanya waterboom di Desa Sidodadi ini akan menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Dengan adanya waterboom ini kita optimis kedepannya akan menghasilkan PADes untuk pembangunan Desa Sidodadi yang lebih baik,” pungkansya.

Setelah selesai rapat pihak Pemerintah Desa Sidodadi, Camat Penarik, Anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa dan masyarakat Desa Sidodadi meninjau lokasi untuk melakukan titik nol atau peletakan batu pertama pembangunan waterboom. (end)