Pemda Dinilai Tidak Serius

ketua komisi 1 bersama awak media
ASRI/Bengkulu Ekspress
SAYANGKAN: Ketua Komisi 1 kepada awak media menyayangkan sikap Plt Bupati dan Penjabat sekkab BS yang belum membentuk panitia seleksi (pansel) lelang jabatan Sekda definitif, Kamis (23/8).

Cari Sekda Definitif

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress– Meskipun saat ini Pelaksana tugas (plt) Bupati Bengkulu Selatan (BS) sudah 2 bulan menunjuk Drs H Yulian Fauzi MAP sebagai penjabat Sekda Bengkulu Selatan. Namun belum juga ada tanda-tanda membentuk panitia seleksi (pansel) jabatan Sekda definitif. Kondisi ini mendapat sorotan dari ketua Komisi 1 DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian SHut MM. Dodi menilai Pemda Bengkulu Selatan tidak serius untuk mencari sekda definitif.

“ Sepertinya Pak Plt Bupati dan Penjabat Sekda Bengkulu Selatan tidak serius mencari sekda definitif,” katanya.

Dodi mengatakan, sebelumnya penjabat Sekda Bengkulu Selatan, Ir H Nurmansyah Samid, kemudian setelah masa jabatannya 3 bulan habis, langsung diganti Drs Yulian Fauzi. Pada awal penunjukan Yulian Fauzi sebagai penjabat Sekda Bengkulu Selatan, Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA sempat mengatakan, tugas penjabat Sekda Bengkulu Selatan selama 3 bulan ini, mengantarkan sekda definitif.

“ Saat ini sudah 2 bulan Pak Yulian menjabat sekda, artinya hanya tersisa 1 bulan lagi masa jabatannya, namun belum ada tanda-tanda panitia seleksi (Pansel) jabatan sekda definit terbentuk,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Dodi menduga, Plt Bupati dan penjabat Sekda Bengkulu Selatan tidak ada niat mencari sekda definitif. Padahal seorang sekdsa definitif lebih besar kewenangannya dari pada penjabat sekda. Sehingga dirinya berharap dalam satu bulan ke depan, penjabat sekda Bengkulu Selatan sudah membentuk pansel sekda. “Kalau dalam satu bulan ke depan pansel sekda belum juga terbentuk, berarti Plt Bupati dan Penjabat Sekda tidak mematuhi keinginan Pak Plt Gubernur,” imbuhnya.

Dodi juga menjelaskan, jika selama ini belum ada anggaran, bukan menjadi alasan bagi Penjabat Sekda untuk membentuk pansel. Sebab pada APBDP 2018, anggaran pansel akan dimasukan. Sehingga penjabat sekda dapat segera membentuk pansel. Dengan begitu, aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Bengkulu Selatan yang memenuhi syarat dapat mengikutinya.“Kalau tidak juga dilakukan seleksi jabatan sekda, mengindikasikan kalau pejabat di Bengkulu Selatan ini tidak ada yang mampu mengemban amanah tersebut,” tandas Dodi.



Sebelumnya, Pejabat Sekkab Bengkulu Selatan , Drs H Yulian Fauzi MAP mengaku selama dirinya menjabat penjabat sekda, pansel sudah terbentuk. Sehingga ketika dirinya nanti tidak lagi menjabat penjabat sekda, pansel sudah dapat bekerja melakukan tahapan seleksi calon sekda Bengkulu Selatan. “ Sebelum masa jabatan saya sebagai penjabat Sekda Bengkulu Selatan, pansel sudah terbentuk, insya allah dalam waktu dekat nama-nama anggota pansel sudah ditetapkan,” ujar Yulian. (369)