Pemda dan Bulog Operasi Pasar

PANTAU: Asisten 2 Bupati saat memantau operasi pasar di pasar Ampera, Kamis (11/1).
PANTAU: Asisten 2 Bupati saat memantau operasi pasar di pasar Ampera, Kamis (11/1).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Semakin meningkatnya harga beras di pasar dalam wilayah Bengkulu Selatan (BS) saat ini, pemda BS dan pihak Bulog menggelar operasi pasar. Operasi pasar dimulai kemarin dan direncanakan berakhir hingga harga normal kembali.

“Dengan kenaikan beras saat ini, kami menggelar operasi pasar,” Kata Asisten II Bupati, Ahmad Novman Ali SE.

Novman Ali mengatakan, saat ini harga beras sangat tinggi yakni hingga Rp 35 ribu per kulak. Padahal sebelumnya paling tinggi Rp 30 ribu per kulak. Oleh karena itu, para operasi pasar kali ini, pihak bulog Provinsi langsung bekerja sama dengan salah satu pedagang agar menjual beras dengan harga standar.

“Harga beras yang dijual hanya Rp 30 ribu per kulak, atau sekitar Rp 5 ribu per kulak lebih kecil dari harga pasaran,” ujarnya.

Novman Ali menjelaskan, pada operasi pasar saat ini, jumlah beras yang disediakan pihak bulog sebanyak 6 ton. Kemudian pedagang yang ditunjuk menjualnya dengan harga Rp 30 ribu per kulak. Bagi warga yang ingin membeli beras murah, sambung Novman Ali dapat langsung ke Pasar Ampera. Pada pedagang tersebut tertulis harga jual Rp 30 ribu per kulak.

“Warga yang mau membeli beras murah, silahkan hubungi pedagang yang bekerja sama dengan pihak Bulog di Pasar Ampera,” beber Novman Ali.

Novman Ali menambahkan, dengan kegiatan operasi pasar ini, dirinya juga mengimbau agar warga yang sudah mampu tidak memanfaatkan operasi pasar ini untuk memborong beras. Sebab beras operasi pasar ini hanya diperuntukan bagi warga miskin. Hal itu dimaksudkan agar disaat harga melonjak seperti saat ini, warga miskin BS bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Saya harap warga tidak membeli banyak, sebab operasi pasar dimaksudkan agar warga miskin bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” demikian Ahmad Novman Ali. (369)