Pembunuh Sadis Masih Misterius

IST/Bengkulu Ekspress RUMAH DUKA: Anggota mapolsek Pino Raya saat berada di rumah duka meminta keterangan pihak keluarga dan warga setempat.

PINO RAYA, Bengkulu Ekspress – Peristiwa pembunuhan terhadap, Rismanaini (35) warga Desa Talang Padang, Pino Raya hingga saat ini belum terungkap. Namun demikian, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“ Pelaku pembunuhan belum terungkap,” kata Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Pino Raya, AKP Syafrizal SH.

Syafrizal mengatakan, untuk menungkap kasus pembunuhan tersebut, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadianperkara (TKP). Bahkan beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Hanya saja, belum ada satupun yang mengetahui pelakunya.

“ Belum ada titik terang siapa pelaku dan apa motifnya,” beber Syafrizal.

Meskipun masih misterius, Syafrizal mengaku pihaknya akan terus menyelidikinya. Bahkan dirinya optimis nanti pelakunya bisa terungkap. Namun demikian, dirinya mengharapkan dukungan warga. Oleh karena itu, dirinya mengimbau,jika ada warga yang mengetahui mendapat informasi yang berhubungan dengan pembunuhan terhadap korban, agar segera menghubungi pihaknya. “ Kami akan terus selidiki, mudah-mudahan dapat segera terungkap,” tandas Syafrizal.

Yasun Asri, kepala Desa Talang Padang, Pino Raya menuturkan, Rismanaini merupakan janda beranak dua. Korban sudah cerai dengan suami beberapa tahun lalu. Saat ini korban tinggal bersama orang tuanya di Desa Talang Padang. Mengingat anaknya sedang menempuh pendidikan, yakni anak tertua kelas 6 SD dan yang bungsu umur 5 tahun saat ini sedang duduk dibangku PAUD, sehingga korban harus berusaha mencari uang untuk biaya sekolah anaknya dan biaya sehari-hari. Hanya saja mengingat dirinya tidak punya keahlian. Korban hanya mencari biji sawit yang jatuh dari batangnya. Kemudian dikumpulkan lalu dijualnya.



“ Biji sawit yang dipungutnya itu yang jatuh bukan mengambil dari batangnya,” ujar Yasun. Dengan kematian korban secara tragis tersebut, Yasun mengaku tidak habis pikir apa yang menyebabkan orang sampai tega membunuhnya. Sebab, sawit yang diambilnya pun bukan mengambil dari batang atau dari tandan sawit. Akan tetapi yang sudah jatuh ke tanah. “ Semoga polisi bisa membekuk pelakunya,” harap Yasun. Susi, kakak korban menuturkan, korban bukan orang jahat, korban merupakan orang baik. Korban adalah tulang punggung keluarga, yang bertekat agar anak-anaknya bisa sekolah. Namun dengan kematian korban dengan cara tragis tersebut, dirinya tidak menyangka pelaku dengan kejam menghabisi nyawanya.

“ Kami minta Pak Polisi bisa membekuk pelaku, adik kami itu orang baik,” harap Susi. Sekedar mengingatkan, sebelumnya, korban ditemukan pelajar yang hendak mancing di sungai Pino belakang Desa Talang Padang. Korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi dalam keadaan leher nyaris putus sekitar pukul 12.30 WIB di kebun sawit warga di belakang Desa Talang Padang, Pino Raya. (369)