Pembukaan Jalan Lebong Tandai Progres Positif

Bengkulu
Foto: ilustrasi

Pemprov Bengkulu Panggil PT API

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Hingga saat ini upaya pembukaan akses jalan menuju Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih terus diupayakan Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Utara (BU). Bahkan, Bupati Bengkulu Utara, Ir Mian telah menyampaikan langsung kepada Plt Gubernur Bengkulu, Dr Drh H Rohidin Mersyah MMA. ‘’Saya sudah sampaikan langsung kepada pak Gubernur. Karena yang mempunyai otoritas kehutanan itu berada pada Pemerintah Provinsi melalui Plt Gubernur. Insyaallah tetap diuapayakan. Dan sejauh ini progres nya positif,’’ Ujar Bupati.

Bupati menambahkan seja uh ini Pemerintah Provinsi melalui Plt Gubernur Bengkulu sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak PT Anugrah Pratama Inspirasi (API) untuk membahas pembukaan jalan tersebut. Sehingga kita menunggu langkah-langkah yang diambil melalui provinsi. ‘’Mudah-mudahan secepatkan dapat terealisasi. Kita tidak perlu koar-koar dahulu, karena ini sedang diusahakan oleh pak Plt Gubernur,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Pemda Bengkulu Utara juga telah melakukan rapat koordinasi bersama PT API untuk membahas pembukaan akses jalan menuju Lebong Tandai. Bahkan ketika itu, juga menghadirkan pihak Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu. Namun belum menemukan titik terang untuk menandatanganan kerjasama (MoU, red) lantaran kewenangan kehutanan yang kewenangannya telah dialihkan ke Provinsi.

Bupati menyampaikan pembukaan jalan menuju Lebong Tandai merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat. Karena saat ini, satu-satunya sarana transportasi yang bisa ditempuh menuju Desa Lebong Tandai hanya menggunakan kereta mini atau disebut Molek (Motor Lori Ekspress). ‘’Dengan alat transportasi kereta Molek yang berusia sudah cukup tua, maka keluar masuk Lebong Tandai hanya mengandalkan satu-satunya akses tersebut. Sehingga kita upayakan dapat membuka jalan darat yang layak bagi masyarakat,’’ terangnya.

Namun, untuk pembukaan jalan ini perlu mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK), lantaran jalan yang akan dibuka masuk dalam kawasan hutan yang saat ini dikelola oleh PT API.

Bahkan wujud keseriusan pembukaan jalan ini, Bupati sudah beberapa kali menyambangi KemenLHK sebagai bentuk upaya untuk proses persetujuan agar jalan lebong tandai dapat dibuka.

‘’Insyaallah dapat segera akses jalannya dapat segera dibuka. Kita tentu punya target, namun kembali lagi pada pesetujuan pemerintah pusat yang saat ini sedang diupayakan pak Plt Gubernur,’’ pungkasnya.(816)