Pembelian BBM Dibatasi

TALANG EMPAt, BE- Dinas Perindustrian dan Perdagangan UMKM Benteng, hari ini (13/3) mulai membatasi pembelian BBM. Sebagaimana instruksi Penjabat Bupati Bengkulu Tengah terkait langkanya BBM yang terjadi saat ini. “Mulai hari ini pembelian BBM kami batasi. Sebagaimana telah diterapkan di Kota Bengkulu beberapa hari lalu. Disperindag Benteng melakukan hal yang sama dengan kota, guna menghindari eksodus pembelian BBM dari Kota ke Benteng,” jelas Kadisperindag Benteng, A Rifai Rauf, dikonfirmasi (12/3) kemarin. Untuk mobil maksimal pembeliannya dibatasi 20 liter, sedangkan motor maksimal 5 liter. Pengawasan aturan itu dilapangan diserahkan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). “Kami juga ikut terus memantau pelaksaaan di lapangan,” jelas Rauf. Pantauan BE di SPBU Kembang Seri kemarin, antrian sangat panjang. BBM disana cepat sekali habis. Padahal SPBU ini mendapat pasokan BBM 24 ton perhari. Hendri, petugas SPBU menjelaskan stok premium jumlahnya normal, tidak ada perubahan. “Kami melayani dengan jumlah biasa sebanyak 24 ton. Untuk pembelian sudah kami pasang pengumuman tidak melayani pembelian berulang-ulang,” jelas Hendri. (cw)