Pembangunan Jembatan di Benteng Terganjal Hibah Lahan


Bakti/BE
JEMBATAN : Camat Karang Tinggi, Fery Aprianto SSos saat menunjukan jembatan gantung di Desa Penanding yang sudah layak diganti dengan jembatan permanen.

KARANG TINGGI,bengkuluekspress.com – Proses pembangunan jembatan di Desa Penanding, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sampai saat ini belum terealisasi. Informasi didapat, terhambatnya proses pembangunan jembatan bukan karena alasan anggaran. Melainkan, terganjal proses hibah lahan masyarakat sekitar.

Camat Karang Tinggi, Fery Aprianto SSos mengungkapkan, pembangunan jembatan di Desa Penanding sejatinya telah masuk kedalam skala prioritas. Bahkan, sejak beberapa tahun lalu.
Karena belum ada persetujuan dari masyarakat terkait hibah lahan yang terkena dampak, pembangunan jembatan akhirnya ditunda dan dialihkan ke lokasi lain.
“Sebenarnya, anggaran untuk pembangunan jembatan di Desa Karang Tinggi-Padang Tambak itu awalnya untuk jembatan di Desa Penanding. Karena ada warga yang tak bersedia menghibahkan lahan, pembangunan jembatan di Desa Penanding dialihkan,” kata Fery.

Diakui Fery, saat ini akses jalan dari Desa Penanding menuju lahan perkebunan dan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Semidang Lagan bisa dilewati dengan menggunakan jembatan gantung.
“Jembatan ini menghubungkan antar desa Penanding dan desa lain di Kecamatan Semidang Lagan. Setelah ada jembatan, proses peningkatan status jalan (pengaspalan,red) bisa direalisasikan,” jelas Fery.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*