Pembangunan Jalan Mulai Dikerjakan


IST/Bengkulu EkspressPANTAU: Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah memantau proses pekerjaan pembangunan jalan wisata pantai panjang Bengkulu, minggu (5/5).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mulai melakukan pekerjaan pembangunan jalan melalui APBD provinsi tahun 2019. Sampai saat ini, proses lelang yang sudah mulai kerjakan pembangunanya seperti lanjutan pekerjaan pembangunan jalan wisata Pantai Panjang Bengkulu dengan nilai anggaran Rp 16 miliar.

Totalnya yang telah selesai lelang ada sebanyak 30 paket dari 116 paket di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Bengkulu. Masing-masing 7 gagal lelang, 47 proses lelang dan 32 paket persiapan lelang. Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah yang melakukan peninjuan pembangunan jalan wisata pantai panjang mengatakan, pekerjaan yang sudah mulai berjalan, pastikan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan.”Pastikan pengerjaanya berjalan dengan baik,” terang Rohidin kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (5/5).



Dijelaskannya, pekerjaan yang sudah berjalan juga harus dilakukan pengawasan secara efektif. Sehingga dengan melakukan pengawasan tersebut, pekerjaan bisa berjalan sesuai target. Termasuk pekerjaan yang dikerjakan juga bisa sesuai dengan ketentuan. “Tim harus terus melakukan pemantauan dilapangan,” tuturnya.

Disamping itu, beberapa paket yang belum selesai lelang, pihak UKPBJ Provinsi juga bisa cepat melakukan proses lelang. Jika ada yang kurang dilengkapi, maka pihak OPD juga diminta untuk aktif melakukannya. Mengingat seperti pembangunan di dalam pusat kota, juga saat ini masih belum berjalan. “Ada beberapa hal yang harus dievaluasi. Pihak UKPBJ sudah saya panggil, agra proses lelang bisa terus berjalan,” tambah Rohidin.

Rohidin menargetkan, beberapa program infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang sudah masuk lelang, pada bulan Mei ini bisa selesai semua. Sehingga proses pekerjaan bisa terus berjalan. “Saya minta yang telah selesai lelang, untuk seger ditender dan pekerjaan bisa dimulai,” pungkasnya. (151)