Pembangunan Gedung SMAN 05 Mengecewakan

large-sekolah-01
Foto : IST

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Pihak SMAN 05 di Kecamatan Lubuk Pinang dan masyarakat sekitar mengaku kecewa dengan realisasi pembangunan ruang kelas baru di sekolah tersebut. Bangunan yang diketahui dikerjakan pihak ketiga dengan pagu anggaran Rp 188 juta lebih dari APBD Provinsi Bengkulu tahun 2018 itu, diduga atap seng bangunan bocor ketika terjadi hujan dan mengakibatkan ruang kelas banjir. Selain itu, pintu bangunan sekolah juga tidak bisa ditutup akibat kusen yang terbuat dari kayu bengkok. Bahkan lantai teras bangunan sekolah, juga tidak dipasang keramik.

“Pihak ketiga yang mengerjakan bangunan itu CV Lion King Group. Masa kontrak selesai 1 Oktober 2018 lalu,”ujarnya Kepala SMA Negeri 05 Lubuk Pinang, Basri SPd MPd dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (9/1).

Kepsek juga meminta, kepada pihak rekanan yang mengerjakan melihat secara langsung dari hasil pekerjaan bangunan penambahan ruang kelas di sekolah tersebut. Meskipun ia yakin, pihak kontraktor tidak dapat melanjutkan pekerjaanya dikarenakan masa kontrak habis sejak beberapa bulan lalu. Yang jelas pekerjaannya sangat mengecewakan,”tegasnya. Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko, Jasni Bahari, dihubungi Bengkulu Ekspress mengaku, belum mengetahui hal tersebut dan belum menerima laporan.

”Kita masih baru ditugaskan, dan hal tersebut akan kita koordinasikan dulu ke Dinas Pendidikan Provinsi,” singkat Jasni. Sementara pihak CV Lion King Group yang melakukan pembangunan gedung SMAN 5 tersebut hingga berita ini diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi. Sehingga klarifikasi terkait kekecewaan warga tersebut belum berhasil didapatkan.  (900)