Pembangunan Fisik Tol Bengkulu-Lubuklinggau Capai 8 Persen, Pembebasan Lahan Sudah 28 Persen

Foto IST/ BE – Pengerjaan fisik jalan tol Bengkulu -Lubuk tahap pertama Kota Bengkulu –¬†Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah yang sepanjang 17,6 kilometer capai 8 persen.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pengerjaan fisik jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan tahap pertama Kota Bengkulu – Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah yang sepanjang 17,6 kilometer telah mencapai 8 persen. Sedangkan untuk pembebasan lahannya sudah mencapai 28 persen. Hal itu diungkapkan Project Director PT Hutama Karya Sri Hastuti, Jumat (12/6).

“PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) selaku pemegang proyek tersebut terus mengebut pengerjaan jalan tol ini meski di tengah masa pandemi Covid-19. Saat ini, progres fisik pekerjaan saat ini sudah mencapai delapan persen dibandingkan bulan lalu yang baru lima persen, terus dikebut karena kita ingin mencapai target waktu yang telah ditentukan,” ujar Sri.

Diakui Sri, PT HKI menargetkan pengerjaan jalan tol seksi satu sepanjang 17,6 kilometer ini selesai pada 2021 mendatang. Sedangkan secara keseluruhan pengerjaan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 95.8 kilometer ditargetkan selesai pada tahun 2022.

“Selain itu, pembebasan lahan jalan tol ini juga terus mengalami kemajuan, saat ini total lahan yang telah dibebaskan mencapai 28 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang baru 23 persen,” papar Sri.

Sementara itu, Koordinator Legal & Humas PT HKI Chandra Irawan mengungkapkan, untuk tahap awal ini pihaknya menargetkan dapat menyelesaikan pengerjaan pintu tol di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Pengerjaan pembangunan tol Bengkulu- Lubuk Linggau tetap dilakukan meski ditengah pandemi Covid-19 dan pekerja di lapangan diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga kebersihan.

“Berharap pengerjaan tol ini sesuai dengan target waktu yang sudah ditentukan dan kami juga memastikan pekerjaan tetap berlanjut dan tak ada kendala berarti,” tutupnya.(HBN)