Pembangunan Desa Terkedala Lahan

SUKARAJA, BengkuluEkspress – Sekalipun sudah menetapkan skala prioritas pembangunan dengan menggunakan alokasi dana desa (DD). Ternyata Desa Air Petai, tidak bisa secara keseluruhaan merealisasikan program yang telah diprioritaskan itu. Yakni pembangunan embung desa dan sarana olahraga. Disebabkan Desa Air Petai tak memiliki lahan atas nama desa, sementara warga belum ada yang mau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan dua fasilitas itu.

“Alasannya mata air untuk pembuatan embung dan lahan untuk sarana Olahraga tidak ada,”tegas Kades Air Petai, Made Riyanto kepada BE, kemarin (28/1).

Sarana olah raga memang tidak bisa dibangun. Lantaran lahan yang tidak ada dan Dana Desa tidak dibenarkan digunakan untuk mengganti rugi lahan milik warga.”Ini mejadi latar belakang sulitnya mengimplementasikan skala prioritas pembangunan dengan menggunakan DD,” katanya.

Meski begitu Perangkat Desa Air Petai tetap meningkatkan pembangunan di sektor fisik dan pemberdayaan perangkat dan masyarakat desa setempat. Seperti pada pembangunan fisik jalan sentra produksi, rabat beton , pembukaan badan jalan lingkungan desa dan ini di tahun 2017 sudah selesai keseluruhannya.

“Pembangunan fisik jalan menuju sentra pertanian dan pembukaan jalan lingkungan tetap menjadi prioritas berdasarkan usulan dari warga desa,” sampainya. (333)