Pembangunan Asrama Siswa MAN 1 Kepahiang Dideadline 1 Desember


Doni/BE
Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Zahdi Taher didampingi Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid, Kepala Kemenag Kepahiang Arsan S Ibrahim meletakkan batu pertama pembangunan asrama siswi MAN 1 Kepahiang.

MERIGI,bengkuluekspress.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu, Zahdi Taher mendeadline kontrak CV Febriyan selaku kontraktor pelaksana kegiatan agar dapat menuntaskan seluruh pekerjaan sebelum tanggal 1 Desember 2021.
Deadline penuntasan pembangunan asrama siswa MAN 1 Kepahiang itu ditegaskan Zahdi didepan jajaran pejabat Kemenag Kepahiang dan FKPD Kabupaten Kepahiang, Selasa (3/8).
“Dalam kontrak pekerjaan masa kerja berakhir 20 desember, itu secara kontrak pak (Kontraktor,red). Tapi saya ingatkan ini harus tuntas tanggal 1 Desember, agar berkas pencairan anggaran bisa diproses tepat waktu. Mengingat akhir tahun itu perkantoran tutup buku,” tegas Zahdi.

Asrama siswi MAN 1 Kepahiang dibangun melalui anggaran program SBSN type 2 dengan anggaran total Rp 2,811 miliar, Zahdi mengingat jika SBSN merupakan dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) artinya sumber dananya merupakan uang masyarakat yang disalurkan Kementerian Agam untuk dibangun sarana prasaran pendidik. Karena dana masyarakat maka seluruh pihak harus memastikan supaya bangunan nantinya bisa selesai tepat waktu, tepat mutu dan kualitas.
“Pembangunan bertujuan tingkatkan mutu kualitas pendidikan di MAN 1 Kepahiang, tentunya saya berharap pak Bupati ikut dalam mengawasi seluruh kegiatan,” ujarnya.

Nantinya asrama siswi MAN 1 Kepahiang itu akan digunakan sebagai tempat tinggal murid perempuan yang tempat tinggal orang tuanya berada jauh dari lokasi sekolah mengingat murid MAN 1 Kepahiang banyak berasal dari luar Kabupaten Kepahiang, diantaranya berasal dari Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong hingga Kota Pagar Alam Sumatera Selatan. “Bangunan asrama siswi MAN 1 Kepahiang menjadi jabawan atas kebutuhan murid yang berasal dari daera pendalaman. Yang butuh tempat tinggal reseperentatif,” tutur Zahdi.

Sementara itu, Bupati Kepahiang Hidayattulah Sjahid mengapresiasi Kementerian Agama yang selama dua tahun berturut selalu memberikan pembangunan sarana pendidikan dan pelayanan publik di Kabupaten Kepahiang. Seperti gedung sekolah, kantor KUA serta tempat manasik haji.
“Kami masyarakat Kabupaten Kepahiang mengapresiasi Kanwil Kemenag dan Kemenag Kabupaten Kepahiang yang sudah membangunan berbagai sarana prasarana baik pendidikan dan pelayanan publik,” ujar Bupati. (320)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*