Pembahasan RAPBD-P Seluma Masih Alot

TAIS, bengkuluekspress.com – Sampai kemarin antara Badan Anggaran (Banggar) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih berlangsung rapat anggaran. Untuk pembahasan RAPBD Perubahan tahun 2020 masih dibahas. Karena masih terjadi defisit di angka Rp 3,7 miliar. Sedangkan seharusnya defisit nol. Sehingga semua program bisa dilaksanakan.

Ketua DPRD Seluma Nofi Erian Andesca, SSos mengatakan jika pembahasan antara TAPD dengan Banggar selesai pada Rabu (16/9) kemarin. Maka hari ini Kamis (17/9) RAPBD Perubahan disahkan. Namun jika pembahasan masih belum ada perubahan. Maka pengesahan RAPBD Perubahan masih tetap dilaksanakan.

“Jika hari ini (kemarin) ada kesepakatan. Maka akan disahkan, karena sampai saat ini defisit masih besar. Mencapai Rp 3,7 miliar lebih,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nofi mengatakan bahwa untuk pembahasan RAPBD masih terjadi tarik menarik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Banggar dan TAPD. Harus dilakukan perampingan dan penyederhanaan program kerja di setiap OPD. Sehingga defisit anggaran bisa menjadi nol. Serta RAPBD Perubahan bisa segera disahkan.
Ketua DPRD Seluma mengatakan bahwa setelah RAPBD Perubahan disahkan. Maka semua OPD harus segera menyelesaikan program kerja mereka. Sehingga bisa selesai sebelum masa anggaran 2020 berakhir.

“Sebelum tahun anggaran 2020 berakhir. Program kerja OPD sudah harus diselesaikan. Sehingga tidak ada pekerjaan yang tidak selesai. Serta tidak menjadi silpa di akhir tahun ini,” tegasnya siang kemarin.

Setelah selesai pembahasan RAPBD Perubahan 2020. DPRD bersama dengan Pemkab Seluma kemudian akan membahas RAPBD tahun 2021. Karena sebelum tahun 2021. RAPBD 2020 juga sudah harus disahkan. (jef)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*