Pemangkasan Anggaran Pilkada Tergantung KPU dan Bawaslu

duit
foto : ist

TAIS,BE – Rencana pemangkasan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh Banggar DPRD Seluma masih sebatas wacana. DPRD menilai anggaran untuk Pilkada ini terlalu besar, sehingga perlu dilakukan pemangkasan. “Jika memang DPRD menganggap itu terlalu besar, silahkan undang KPU dan Bawaslu, mengenai dikurangi atau tidak itu tergantung mereka (penyelenggara), mereka siap atau tidak dikurangi,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma, Irihadi MSi kepada wartawan.



Dijelaskannya, untuk pengurangan anggaran Pilkada tersebut tergantung pada KPU dan Bawaslu. Karena sebelumnya sudah dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU, Bawaslu dan Pemda Seluma.

“Jika mereka siap dikurangi, artinya kita lakukan perubahan NPHD, tapi bukan kami (eksekutif) yang mengurangi tapi atas keinginan sendiri. Yang jelas kami berharap agar pelaksanaan Pilkada nanti berjalan dengan baik dan jangan sampai nanti mereka kekurangan anggaran,” ucap Sekda.

Disampaikan Sekda, pihaknya pada dasarnya juga menginginkan anggaran Pilkada ini sekecil-kecilnya. Namun karena sebelumnya telah melewati proses pembahasan yang panjang, maka mau tidak mau harus tetap menyetujui kebutuhan tersebut. Karena berdasarkan aturannya bahwa anggaran pelaksanaan Pilkada ini dibebankan kepada daerah masing-masing. “Kami maunya anggaran itu sekecil-kecilnya, kalau bisa hanya Rp 1 miliar saja. Tapi kan itu usulan mereka (penyelenggara) dan sudah melewati proses pembahasan dengan TAPD,” tegas Sekda.(333)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*