Peluru Nyasar ke Pemukiman

RIO-PAK IRWAN TUNJUK LOBANG PELURU (2) RIO-PROYEKTIL PELURU YG DITEMUKAN (1)BENGKULU, BE – Kawasan RT 26/03 Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu Selasa (23/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB  heboh. Pasalnya peluru senjata api nyasar ke pemukiman warga setempat. Peluru mengenai atap persis di depan kamar tengah rumah milik ketua RT yang bernama Irwan Marpianto. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peluru nyasar tersebut.
Belum diketahui asal peluru tersebut. Tim identifikasi Polres Bengkulu telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Proyektil peluru juga telah diamankan untuk diteliti.
Menurut Irwan saat kejadian dirinya tengah tidur bersama istrinya Yeni serta kedua anaknya Vioni dan Pasha. Tiba-tiba dirinya mendengar suara keras di atap rumah mereka. Sontak saja hal tersebut membuat istri dan kedua anaknya langsung terbangun dan keluar dari kamar.
“Yang kami dengar seperti suara hantaman benda keras. Saya kira ada yang melempar batu atau ada musang. Saya langsung mengecek ke luar rumah menelusuri bunyi tersebut. Kondisi di luar saat itu langit cerah karena diterangi bulan,” terang Irwan.
Setelah dicek tidak ada apa-apa. Kemudian salah seorang anaknya masuk ke dalam kamar dan menyalakan lampu. Betapa terkejut melihat plafon rumah sudah bolong. Saat periksa Irwan menemukan sebuah proyektil di lantai persis di bawah plafon yang bolong tersebut.
Menyadari ada sesuatu yang janggal dan dihantui rasa takut, Irwan memanggil salah seorang tetangganya untuk menyampaikan kejadian tersebut. Selang beberapa lama kejadian tersebut membuat geger warga setempat.
“Proyektil tersebut sudah dibawa polisi, karena ada salah seorang tetangga kita merupakan anggota polisi. Proyektil tersebut sebesar jari kelingking dengan panjang sekitar 3 centimeter ,” tambah Irwan.
Saat ditanya mengenai apakah ada tetangga yang mendengar suara tembakan atau yang lainnya, Irwan mengatakan tidak ada.
Meskipun Irwan mengakui selama ini tidak mempunyai masalah dengan siapapun ia tetap merasa takut dan sedikit trauma. Bahkan ia tidak tidur sampai pagi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Hery Wiyanto, SH saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahuinya. Ia mengatakan untuk pasti proyektil tersebut berasal dari senjata siapa dan jenis perlu dilakukan uji balistik di laboratorium Mabes Polri.
“Untuk sementara kita belum tahu. Jika kita ingin mengetahui dari mana asal peluru tersebut harus dilakukan uji lab di Palembang,” terang perwira dengan dua melati dipundaknya ini.(251)