Pelapor Pukul Kepala Sendiri

Foto : IST

Ada Pegawai Yang Melihat

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Menyikapi atas laporan seorang pengacara bernama Elko E Khahar (45) karena telah menjadi korban pemukulan, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, H Guntur Ssos, mengatakan tidak pernah melakukan pemukulan namun pelapor sendiri yang memukul kepalanya sendiri.

“Dia (Pelapor), memukul kepala sendiri dan itu dilihat para pegawai, namun saya tidak melihatnya karena saya sudah diajak para pegawai untuk masuk ke ruangan saya,” jelasnya, kemarin (30/08).

Ditambahkan Guntur, awal mula terjadinya pristiwa keributan yang melibatkan dirinya dengan Elko, dimulai pada hari Senin (27/08), pelapor datang untuk mengurus kepindahan istrinya sebagai PNS Lebong untuk pindah ke Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Pada saat itu pelapor membawa beberapa berkas, namun pihaknya meminta untuk melengkapi persayaratan yang ada. “Dirinya menyerahkan 3 berkas, sementara berkas yang harus dilengkapi masih kurang, sementara dirinya meminta bisa selasai pada hari itu juga,” sampainya.



Karena bertolak dengan peraturan maka dirinya meminta untuk terlebih dahulu melengkapi persayaratan yang diminta dan dipersilahkan untuk mengecek kepada pegawai untuk melihat secara pasti apa persyaratan yang harus dilengkapi. “Namun setelah itu dirinya (pelapor) mengatakan bahwa syarat sangat banyak, selanjutnya saya menjawab itu memang peraturan yang harus dilengkapi jika perpindahan istrinya bisa diproses,” jelasnya.

Kemudian, pelapor langsung menggebrak meja dan berdiri, sementara dirinya juga berdiri mencoba untuk menenagkan pelapor. Akan tetapi karena amarah pelapor mulai naik dan dirnya juga hampir terpancing emosi, para pegawai yang kebetulan berada di sekitar langsung melerai.

“Sementara pemukulan yang dituduhkan kepada saya, saya tegaskan itu tidak benar, namun silahkan saja dirinya (pelapor) menyatakan seperti itu karena ada saksi ketika dirinya memukul kepala sendiri,” tegasnya

Sementara itu, dalam kasus ini pihak penyidik Polres Lebong telah meminta keterangan beberapa orang saksi, baik itu keterangan saksi korban, saksi yang berada di tempat kejadian maupun kesaksian dari terlapor. Dimana untuk saat ini pihak penyidik terus melakukan pendalaman sehingga bisa menentukan kebenaran atas kasus yang sedang mereka tangani.

“Kasusnya masih kita dalami, tungu aja nanti akan kita sampaikan atas kebenaran kasus ini,” singkat Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SH Sik melalui Kabag Ops AKP Yosril Radiansyah SH.(614)