Pelanggan PDAM Krisis Air Bersih

TUBEI,BE – Ratusan pelanggan air bersih perusahaan daerah air minum (PDAM) di wilayah Kecamatan Lebong Atas dan Pelabai Kabupaten Lebong mengalami krisis air bersih sejak sebulan terakhir ini. Pasalnya, akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Lebong 21 April lalu, instalasi (saluran) pipa serta intek PDAM Tirta Tebo Emas Kabupaten Lebong yang berada di Kecamatan Lebong Atas terputus. M Sabri, selaku sopir sekaligus Transmisi Produksi PDAM Tirta Tebo Emas mengungkapkan, sejak rusaknya saluran instalasi jaringan PDAM akibat banjir dan longsor tersebut, ratusan pelanggan PDAM di Lebong mengalami krisis air bersih. Termasuk diantaranya wilayah perkantoran, sekretariat daerah, rumah dinas bupati, wakil bupati dan ketua DPRD mengalami krisis air bersih. Khusus rumah dinas pejabat tersebut, harus disuplai dengan menggunakan tangki air sambil menunggu penyelesaian perbaikan jaringan instalasi pipa PDAM yang rusak tersebut. “Khusus untuk rumah dinas bupati, suplai air diantar 2 kali sehari pagi dan sore, bahkan pernah sampai 3 kali sehari. Suplai air bersih ini tidak hanya ke rumah dinas, namun ke pelanggan lain yang membutuhkan misal saat ada musibah atau hajatan yang membutuhkan suplai air bersih,” jelas Sabri.Ia juga mengatakan, pihak PDAM sama sekali tidak diminta tambahan biaya bagi pelanggan yang minta disuplai air. “Tidak ada dibayar. Kalau memang butuh pasti diantar. Sumber airnya juga dari sumber air PDAM yang sudah ada yakni di Desa Air Kopras Pal VIII yang juga merupakan sumber air PDAM untuk wilayah Kecamatan Lebong Utara dan sekitarnya,” jelasnya. (777)