Pelaku Hipnotis Lintas Pulau dibekuk

Korbannya Semua Orang Tua

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Prestasi Mapolres Bengkulu Selatan (BS) dalam mengungkap pelaku kejahatan patut diacungi jempol. Pasalnya berhasil membekuk pelaku kejahatan banyak tempat kejadian perkara (TKP) baik di wilayah Bengkulu Selatan maupun di daerah lain. Seperti spesialis pencurian sepeda motor dan spesialis jambret. Kali ini, giliran spesialis pelaku hipnotis lintas pulau yang meresahkan warga berhasil diciduk.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH mengatakan pelaku Spesialis Hipnotis yang selama ini meresahkan warga 2 orang yakni Iw ( 35) warga Dusun Curup, Kabupaten Bengkulu Utara dan HS (46) warga desa Talang Paruh, Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah. Namun sayangnya satu pelaku atas nama Iw berhasil kabur.

“Alhamdulillah, anggota berhasil membekuk pelaku kejahatan hipnotis yang sepertinya antar pulau, namun satu pelaku berhasil kabur,” katanya.

Rudy mengatakan, pelaku yang berhasil dibekuk Hs, sedangkan yang berhasil kabur Iw. Diceritakannya, kedua pelaku tersebut pada awalnya berhasil dibekuk, Kamis (14/3) sekitar pukul 10:45 Wib di Desa Padang Beriang, Pino Raya. Saat itu keduanya mengendarai mobil Suzuki Ertiga warna putih BD 1386 DD. Lalu keduanya dibawah ke Polsek Pino Raya.

Hanya saja sesampainya di mapolsek, HS yang mengendarai mobil kabur ke arah kota manna.sehingga anggota polres Bengkulu Selatan bersama anggota mapolsek Pino Raya mengejar HS. Sedangkan Iw yang kurang pengawasan akhirnya kabur ke arah kota Bengkulu dengan naik travel. “Saat itu anggota fokus mengejar pelaku yang kabur dengan mobil, satu pelaku kurang pengawasan hingga kabur nail travel ke arah kota Bengkulu,” ujar Kapolres.

Kapolres menceritakan, Kronologis terungkapnya pelaku hipnotis tersebut, sebelumnya Kamis pagi warga melihat mobil tersebut yang sudah lama dicurigai mondar mandir di jalan raya Bengkulu Selatan. Hingga akhirnya warga melapor ke polres Bengkulu Selatan. lalu anggota melakukan pengintaian.pelaku berjalan ke arah seginim, lalu ke kota Manna. Kemudian anggota hendak menghentikan mobil yang dicurigai di depan toko Zan mart simpang rukis. Akan tetapi mobil tersebut melaju kencang bahkan nyaris menabrak motor anggota.

Saat itulah anggota melakukan pengejaran. Hingga akhirnya ditemukan dan ditangkap di Desa Padang Beriang. Akan tetapi, saat di bawah ke mapolsek Pino raya. Hs yang mengemudikan mobilnya berusaha kabur. Lalu anggota kembali melakukan pengejaran. Ketika anggota mengejar HS, Kapolsek Pino Raya, AKP Syafrizal SH menghadang depan stadion Padang panjang.

Hingga akhirnya mobil tersebut melintas hendak kabur ke arah Kaur. Khawatir mobil tersebut lepas.kapolsek memutuskan menembak ban mobil beberapa kali di dekat bundaran depan kantor bupati Padang panjang. Lalu dirinya terus melakukan pengejaran dengan kondisi ban depan bagian kiri lepas, hs akhirnya mengentikan mobilnya depan halte rumah sakit umum daerah Hasanuddin Damrah.

Bahkan saat ini hd sempat hendak kabur masuk ke hutan. Melihat buruan hendak kabur, Kapolsek langsung menangkap pelaku dengan mengancam akan menembak mati pelaku jika nekat kabur.”Saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan, pengakuan nya sudah beraksi di beberapa provinsi di Sumatera hingga ke pulau Jawa, sedangkan di Bengkulu Selatan ada 12 TKP, pelaku yang kabur terus kamu buru,” terang Kapolres.

Adapun pengakuan Hs, dirinya sudah lama beraksi sebagai pencurian dengan cara hipnotis. Sebelumnya dirinya berpura-pura bertanya alamat kepada orang di pinggir jalan. Adapun yang menjadi targetnya, yakni korban yang sudah tua, hal itu agar menurut saat diperintahkan.

Di Bengkulu Selatan sendiri sudah banyak warga Bengkulu Selatan yang menjadi korban. Bahkan sejak Dari Jakarta kemarin, dirinya dan rekannya sudah beraksi di Lampung dan berhasil menggasak HP samsung warga setempat. Kemarin sebelum dibekuk, juga sudah beraksi 2 kali, semuanya warga Bengkulu Selatan, pertama dirinya berhasil menggasak uang Rp 1,3 juta dari pria tua dan satu orang lagi korbannya juga orang sudah tua berhasil mengambil uang Rp 600 ribu. Hs juga mengaku,jika dirinya yang menjadi pelaku hipnotis pada warga Bengkulu Selatan Sabtu (23/2) lalu.

Saat itu dari hari yang sama, ada 2 wanita tua yang menjadi korbannya. Dari satu korban berhasil mendapatkan emas 16 gram, dan satu korban lagi mendapatkan emas 10 gram. “Benar pak, saya yang terekam CCTV di Pinggir Jalan Desa Batu Lambang satu bulan lalu,” ujarnya singkat.

Pelaku Juga Pembobol Atap Mapolsek Gading

Rupanya, Hs ini bukan pelaku kejahatan kemarin sore. Dirinya sepertinya sudah lama menjalankan aksi kejahatan tersebut. Sebab dirinya sudah pernah ditangkap oleh anggota Mapolsek Gading Cempaka Kota Bengkulu akhir 2017 lalu. Hanya saja, saat itu bersama 7 tahanan lainnya, Hs ini berhasil kabur dengan terlebih dahulu membobol atap Mapolsek. Ke-7 pelaku lainnya sudah lama dibekuk, sedangkan Hs baru berhasil dibekuk, lantaran sudah meresahkan warga Bengkulu Selatan, sebab sudah beberapa bulan ini beraksi di Bengkulu Selatan. “Hs ini juga DPO Polsek Gading Cempaka yang kabur dari sel setelah membobol atap,” beber Rudy. (369)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*