Pelaku Curnak Belum Terungkap

Kondisi TKP Curnak KerbauPASAR PEDATI, BE – Pelaku pencurian hewan ternak (curnak) di kawasan wisata Sungai Suci, tepatnya di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Benteng, Kamis (14/4) dinihari lalu, hingga saat ini  belum juga terungkap.

Polisi dari Polsek Pondok Kelapa masih berupa keras untuk mengungkap pelakukan curnak yang sudah merugikan warga hingga belasan juta rupiah itu.

“Pelakunya masih belum diketahui. Kita akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan pelaku,”  kata Kapolres Bengkulu Utara AKBP Hendri H Siregar SIK, melalui Plh Kapolsek Pondok Kelapa R Girsang didampingi Kanit Reskrim Suryanto kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Girsang  menjelaskan, untuk mengkungkap laporan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan secara intensif. Baik dengan menganalisa perkara maupun mengumpulkan keterangan dari para saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Kasus masih kita kembangkan, kita akan panggil dulu sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya. Setelah pelakunya terungkap, baru kerahkan sejumlah personel untuk menangkapnya,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, dua ekor sapi yang berhasil dibantai adalah satu ekor sapi indukan milik Helmizan (52), warga Pasar Pedati yang dipelihara oleh Tusino (35), yang juga warga Pasar Pedati dan satu ekor sapi betina yang juga tengah bunting milik Kelompok Tani (Poktan) Jaya Sakti yang dipelihara oleh Awang (50).

Kedua ekor sapi tersebut dibantai oleh pelaku di bawah pohon kelapa tepi jalan lintas pariwisata Sungai Suci yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah Tusino.(135)