Pelaku Curanmor Didor

BA saat berada di Mapolres Rejang Lebong Kamis (18/1) kemarin. BA sendiri merupakan pelaku Curanmor yang dihadiahi timah panas lantaran berusaha kabur saat diamankan petugas.
BA saat berada di Mapolres Rejang Lebong Kamis (18/1) kemarin. BA sendiri merupakan pelaku Curanmor yang dihadiahi timah panas lantaran berusaha kabur saat diamankan petugas.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Lantaran berusaha kabur dan melawan petugas saat sudah diamankan pada Rabu (17/1) malam, BA (25) warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, harus dilumpuhkan petugas dengan timah panas di bagian kaki kirinya. Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar, SH, SIK, didampingi Kanit Pidum Ipda Hengky Noprianto, saat konferensi pers Kamis (18/1) pagi, BA berhasil diamankan jajaran Polsek Sindang Kelingi saat tengah menggelar razia kendaraan didepan Mapolsek Sindang Kelingi Rabu malam.

“Saat petugas tengah melakukan razia, BA ini berusaha kabur dengan menerobos petugas yang tengah razia,” terang Ipda Hengky.

Karena BA menerobos razia sehingga membuat petugas curiga dan langsung melakukan pengejaran. Hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi Razia, BA berhasil diamankan petugas, saat diamankan tersebut, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti dari tubuh korban seperti kunci leter T, pecahan keramik busi dan sejumlah barang bukti lainnya.

“Setelah mendapati sejumlah barang bukti ini, BA ini kita bawa ke Mapolsek Sindang Kelingi sebelum akhirnya kita bawa ke Mapolres Rejang Lebong,” tambah Kanit Pidum.

Dijelaskan Kanit Pidum, BA terpaksa mereka lumpuhkan karena saat perjalanan menuju Polres Rejang Lebong BA berusaha kabur dan mengancam keselamatan petugas, sehingga petugas terpaksa menghadiahi timah panas dibagian kakinya, setelah sebelumnya petugas memberikan peringatan kepada BA.

Dijelaskan Kanit Pidum, setelah diamankan BA diketahui baru saja melakukan aksi Curanmor pada Rabu (17/1) sore sekitar pukul 17.30 WIB di parkiran SMKN 1 Rejang Lebong. Motor yang dicuri BA adalah motor jenis Vega ZR BD 5545 KK milik Ervin Widi Pranata (24) warga Jalan Sapta Marga Desa Teladan, Curup Selatan. Saat motor korban diambil BA, korban tengah melatih ekstrakurikuler Taekwondo disekolah tersebut.

“Pasca mendapat laporan korban, anggota Polres Rejang Lebong langsung melakukan pengejaran, salah satu petunjuk yang kita ambil adalah rekaman CCTV yang kita pasang di Sukaraja, yang menunjakkan BA ini bergerak kearah Lubuklinggau, sehingga kita koordinasi dengan Polsek Sindang Kelingi untuk melakukan razia,” tambah Ipda Hengky.

Dari pengembangan yang dilakukan, BA yang diduga selain pelaku Curanmor juga pelaku pecah kaca bersama komplotannya. Hal tersebut terlihat dari barang bukti yang diamankan berupa pecahan kramik busi yang biasanya dilakukan para pelaku pecah kaca dalam menjalankan aksinya. Selain itu dari nyanyian BA, petugas mendapati dua identitas pelaku lainnya yang masih kabur dan saat ini dalam pengejaran petugas.

Disisi lain, BA mengaku telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor pada Rabu sore. Bahkan menurut BA pencurian kendaraan bermotor yang ia lakukan Rabu sore kemarin merupakan yang ketiga kalinya.

“Sebelumnya saya pernah mencuri dua motor yaitu Xixionn dan Mio,” aku BA.

Selain itu, BA juga mengaku sebagai residivis yang pernah mendekam di Lapas Lubuklinggau karena terlibat perkelahian. Namun untuk aksi pecah kaca BA masih menolak pernah melakukan aksi pecah kaca meskipun ia mengakui mengetahui cara menggunakan serpihan keramik busi untuk melakukan aksi pecah kaca. (251)