Pelaksanaan PTM di Bengkulu Utara Tunggu SE Bupati

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten BU, Agus Haryanto melalui Sekretaris Dinas Pendidikan BU Bambang Pramana Budi

ARGA MAKMUR, bengkuluekspress.com – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) menunggu surat edaran terbaru dariBupati Bengkulu Utara (BU) sembari memastikan tingkat paparan Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten BU, Agus Haryanto melalui Sekretaris Dinas Pendidikan BU Bambang Pramana Budi saat dikonfrimasi awak media, Selasa (12/1).
“Ya, terkait dengan pelaksanaan PTM, kita masih menunggu SE dari Bupati,” kata Bambang.

Bambang menambahkan, dimana sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) BU dalam hal ini Dinas Pendidikan bersama Tim Satgas Covid-19 kabupaten telah menetapkan untuk kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka akan dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2021. Namun setelah kembali melakukan rapat koordinasi, bahwa pelaksanaan PTM ditunda hingga 18 Januari 2021 mendatang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pertimbangan pemerintah terkait dengan adanya penyuntikan vaksinasi yang akan dilakukan pada tanggal (14/1) mendatang.
“Memang seharusnya pelaksanaan PTM dimulai kemarin (11/1) red), namun dengan adanya kesepakatan bersama pelaksanaan PTM masih menunggu SE Bupati. Insha Allah pelaksanaan PTM akan dimulai pada tanggal 18 Januari mendatang,” ungkap Bambang.

Kendati diundur, Bambang menuturkan, bahwa pada dasarnya pihak sekolah yang ada baik tingkat TK/Paud, SD, SMP/Mts semuanya sudah siap. Dikarenakan semuanya sudah mempersiapkan secara terukur dan terarah dalam penerapan protokol kesehatan seperti pelaksanaan pembelajaran harus memenuhi prokes diantaranya jarak minimum 1,5 meter. Jumlah peserta didik dalam kelas untuk PAUD maksimal 5 orang, untuk SD maksimal orang dan SMP 16 orang setengah jumlah normal siswa. Jadwal pembelajaran sistem shifting dengan proses PTM maksimal selama 3 jam dari pukul 08.00 wib sampai pukul 11.00 wib. Pihak sekolah juga tidak boleh membuka kantin, tidak boleh melaksankan kegiatan olahrga dan ektrakulikuler.
“Pada intinya semua sekolah siap untuk skema PTM yang diterapkan tersebut. Semoga apa yang dinginkan ini semua dapat terwujud,”tukasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*