Pelajar Tewas Gantung Diri Gunakan Dasi

IST/BE
TERGANTUNG: Tampak korban tergantung didalam kamarnya dan anggota dari Polsek Lebong Selatan menurunkan korban untuk dibawa ke Puskesmas Tes.

LEBONG, Bengkuluekspress.com – Diduga bertengkar dengan pujaan hatinya, seorang pemuda berinisial WH (18) warga kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan yang berstatus pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Lebong ditemukan tewas dengan cara gantung diri di kamar rumahnya menggunakan dasi sekolah.
Data terhimpun, ditemukannya WH sekitar pukul 16.30 WIB (21/04) berawal pada pagi hari korban menjemur padi. Namun setelah sore hari korban tidak mengangkat jemuran padinya, sehingga tetangga korban bernama Alis Nopiana (48) berinisiatif mengangkat padi korban yang sedang terjemur. Akan tetapi setelah padi selesai diangkat, korban tak kunjung menampakan diri. Sehingga membuat tetangga korban curiga dan langsung menuju rumah korban untuk memanggilnya. Akan tetapi korban tidak menggubris, ketika pintu kamar digedor diketahui pintu kamar korban terkunci dari dalam sehingga pihak keluarga dan tetangga korban langsung menuju jendela kamar, melihat korban sudah terbujur kaku.

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga korban langsung mendobrak pintu kamar korban. Dimana pada saat ditemukan, korban tergantung di kamarnya dengan posisi setengah berdiri (lutut hingga kaki menyentuh lantai) menggunakan dasi sekolah berwarna biru tanpa menggunakan baju dan hanya memakai celana bokser kotak-kotak.
Selanjutnya, masyarakat yang heboh atas ditemukannya korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri langsung menyampaikan kejadian tersebut ke pihak kelurahan dan Polsek Lebong Selatan. Setibanya anggota Polsek Lebong Selatan, korban langsung diturunkan dan dibawa ke Puskesmas Tes.

Sebelum mengakhiri hidupnya, ada 3 orang yang ingin bertemu dengan korban. Namun karena tidak bertemu dengan korban, ke-3 orang tersebut menyampaikan pesan kepada tetangga korban bernama Esi (43), agar korban bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan kepada anak salah seorang dari ke-3 orang yang ingin bertemu korban.

“Itu yang kami dengar dari cerita warga di sini,” ujar salah seorang tetangga korban yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur SIk melalui Kapolsek Lebong Selatan, AKP L Naibaho membenarkan adanya salah seorang warga yang meninggal dengan cara gantung diri. Dimana saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab nekatnya korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Anggota masih meminta keterangan dari para saksi,” singkatnya.(614)