Pelajar SD Ditemukan Tewas

DISEMAYAMKAN: Korban saat disemayamkan di rumah duka sebelum di kebumikan, kemarin (26/1).
DISEMAYAMKAN: Korban saat disemayamkan di rumah duka sebelum di kebumikan, kemarin (26/1).

SEMIDANG ALAS MARAS, Bengkulu Ekspress – Setelah sempat hilang sejak Rabu (24/1), akhirnya korban Maycel Mandala Putra (7), seorang pelajar SD warga Desa Padang Peri, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan tewas di Sungai Air Alas, Jumat (26/1) sekitar pukul 11.10 WIB oleh masyarakat Desa Padang Peri.

Dari data yang diperoleh, korban pada Rabu sebelum hilang, mengajak temannya Andika (7) untuk bermain ke Sungai Alas setelah sepulang dari sekolah. Kemudian keduanya mandi dan bermain di Sungai Air Alas. Saat itu, saksi Andika mengajak korban untuk pulang ke rumah. Namun korban belum bersedia untuk pulang. Saat itu kemudian saksi Andika rekan korban meninggalkan korban. Namun sebelum meninggalkan korban, dan saksi melihat korban mengambil bajunya uang hanyut di Sungai Alas. Kemudian saat itu saksi sudah tidak melihat korban lagi. Kejadian ini kemudian diberitahukan kepada keluarga korban. kemudian perangkat desa dan personel Polsek SAM.

Sehingga dilakukan pencarian oleh masyarakat di wilayah Sungai Alas. Serta pencarian dilakukan sampai kelokasi yang lain. Hingga akhirnya kemarin pagi, korban berhasil ditemukan sekitar 500 meter dari lokasinya semula hanyut. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tidak menggunakan pakaian. Karena diduga pakaiannya sudah hanyut.

“Masyarakat bersama dengan personel Polsek SAM melakukan pencairan, dan baru ditemukan siang ini (kemarin siang) di Sungai Alas, atau sekita 500 meter dari lokasi korban mandi,” tegas Kapolres Seluma, AKBP Jeki Rahmat Mustika, SIK, didampingi Kapolsek SAM, Iptu Sukari, SE dan Paur Humas Ipda Agus kepada wartawan.

Korban kemudian dikebumikan siang kemarin di TPU Desa Padang Peri. Polisi juga sudah memintai keterangan saksi yang lain. Kemudian pihak keluarga juga sudah menerima kepergian korban. Serta dari hasil visum yang dilakukan, ditemukan sejumlah lecet dan lebam pada kaki dan tangan korban. Diduga korban terbentur batu saat hanyut sejauh 500 meter. Sedangkan tanda tanda kekerasan tidak ditemukan pada tubuh korban.

“Keluarga menerima musibah ini dengan lapang dana dan membuat surat pernyataan,”sampainya. (333)