Pelajar MTsN 1 Kota Bengkulu Raih Perunggu Olimpiade Sains

BENGKULU, BE – Pada masa pandemi covid-19, pelajar asal Bengkulu mampu mengukir prestasi dikancah nasional.  Dewi Mulyani, siswi kelas VIII MTsN 1 Kota Bengkulu, mengukir prestasi dalam ajang Madrasah Olympiade Contest (MOC) 2020 oleh Lembaga independent Edukasi Campus (Educamp). Demi Mulyani berhasil meraih edali perunggu dengan nilai tinggi 91.00. Dia mampu menyisihkan ratusan peserta ajang Madrasah Olympiad Contest (MOC) 2020 tingkat nasional, secara online 12-13 September 2020.

Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu Eza Avlenda SPd MSi menuturkan pada BE dia mengucapkan rasa syukur atas prestasi peserta didiknya tersebut. Ia pun tak menyangka peserta didiknya mampu berkompetisi dengan baik bersama ratusan kontestan se-Indonesia.

“Alhamdulillah, meski covid-19 siswi kita bisa mengukir prestasi dan mendapat medali perunggu. Ia telah membawa harum nama madrasah dan nama Provinsi Bengkulu,” tuturnya.

Diceritakannya, MOC tingkat nasional diselenggarakan Edukasi Campus, diikuti ribuan peserta mulai tingkat MI/SD, MTs/SMP dan MA/SMA. Kegiatan ini  untuk kesiapan kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO).

“Untuk tingkat MTs, Kita mengirim peserta dari bidang ilmu kompetisi (terintegrasi) lomba meliputi bidang IPA, IPS terpadu dan matematika,” cetusnya.

Pada waktu bersamaan ada empat undangan yang berhasil diikuti dan semua peserta didik. Mereka telah dipersiapkan mendapatkan  bimbingan oleh guru secara online.

“Alhamdulillah, satu orang masuk dan mendapat perunggu, sedangkan tiga cabang lomba lain dalam tahap bimbingan dan masih menunggu,” bebernya.

Karena lomba secara online, maka medali yang diberikan pun dikirim secara online. Rencananya sertifikat beserta mendali dikirim pertengahan Oktober 2020. Aza Avlenda berharap prestasi tersebut menjadi pelecut bagi siswa/siswi lain untuk tetap mengukir prestasi. Pasalnya, walau pembelajaran dilaksanakan secara daring, namun jika sungguh- sungguh tetap bisa mengukir prestasi.  (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*