Pelajar Kota Bengkulu Sabet 11 Emas

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (2SN) resmi ditutup Sabtu (28/4). Dari data pemenang, Kota Bengkulu dinyatakan sebagai juara umum dan nyaris menyapu bersih semua cabang lomba. Kota Bengkulu berhasil merebut 11 mendali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Posisi kedua diraih Kabupaten Bengkulu Utara dengan perolehan dua emas dan 5 perak, disusul Kabupaten Rejang Lebong dengan perolehan 1 emas, 5 perak dan 4 perunggu harus puas diurutan ke tiga.

Diposisi keempat diraih Kepahiang satu emas, dua perak dan dua perunggu, dilanjutkan posisi kelima kabupaten Mukomuko harus puas dengan satu emas, sementara Bengkulu Selatan memperoleh 4 perak dan 3 perunggu, dilanjutkan Bengkulu Tengah 1 perak dan 3 perunggu, Seluma 1 perunggu dan lebong tanpa mendali.

1 mendali emas diraih kabupaten Kepahiang, 2 perak dan 2 perunggu, Sementara satu kabupaten Lebong belum berhasil merebut medali. (lihat grafis-red)

Penutupan O2SN ditandai dengan pengalungan mendali dan uang pembinaan oleh Kadis Dikbud provinsi Bengkulu yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan SMK, Drs. Almuzni kepada para siswa yang dinyatakan berhasil memperoleh nilai tertinggi.

Almuzni mengapresiasi dan bangga atas antusias peserta saat berkompetisi merebut tiket ke tingkat nasional.
Ia berpesan agar prestasi ini terus diasah dan diminta terus berlatih untuk mempersiapkan diri dalam O2SN tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Yogjakarta.

Seperti diketahui, lomba O2SN ada lima cabang olahraga yang dilombakan, seperti Karate, Atletik, Silat,Bulu Tangkisdan renang.

Cabang lomba itu dibagi dalam setiap turunanya hingga sebanyak 16 item lomba. Dan diikuti 150 peserta dan 60 pendamping. Mereka adakan perwakilan terbaik kabupaten/kota.

Kegiatan dilaksanakan dibeberapa titik, seperti di Gedung Olahraga Sawah Lebar Bengkulu, PPLP, kolam renang Hamtian, Sekolah Kejuruan Olahraga Bengkulu. “Peserta telah berlaga ditingkat provinsi dan pemenang I masing-masing cabang akan mewakili Bengkulu di tingkat nasional, ” kata ketua panitia pelaksana, Cevi.

Setelah melalui proses penjurian dan persaingan yang ketat, akhirnya panitia telah mengumumkan pemenang-pemenangnya, kota Bengkulu masih terbanyak meraih mendali emas, disusul Bengkulu Utara dan Rejang Lebong.

Ia berharap pelaksanaan O2SN ini akan menjadi sebuah acuan untuk pelaksanaan kedepan lebih baik, alhamdulillah kegiatan berjalan lancar.

Sementara itu tim pendamping yang juga Ketua MGMP PJOK Kota Bengkulu, Fatra Wijaya sangat bangga dengan perolehan mendali O2SN tahun ini. “Tahun ini kota Bengkulu nyaris sapu bersih semua cabang,hanya saja kota Bengkulu masih lemah dibidang atletik, dari empat yang dikirim baru dua yang berhasil meraih mendali, begitu juga dengaan pencak silat yang perlu dievaluasi kedepanya, ” ungkapnya.

Upaya yang telah dilaakukan selama ini dengan cara merangkul semua guru olahraga, sehingga kompetisi/ penjaringan dilakukan mulai dari tingkat sekolah. Persiapan O2SN tingkat nasional yang akan dilakukan pada juli mendatang, pembinaan dilakukan dimasing-masing sekolah, mereka akan dilatih guru olahraganya dan akan dikontrol oleh officialnya. ” MGMP pembina dan pelatih akan mempersiapkan para atlet, ” katanya.

Ami berharap pemberangkatan tahun ini Dinas Dikbud didampingi orang-orang yang profesional dan paham dengan pendampingan langsung dari daerahnya. “Siapapun yang mendapat mendali terbanyak, mereka yang akan mendampinginya, baik official ditingkat nasional nanti, ” katanya.

Fatra merasa puas dengan pelayanan dan pelaksanaan O2SN tahun ini, baik juri dan wasit, pelayanan dan kualitasnya selalu meningkat, “kami PJOK akan berupaya sebaik mungkin dalam memberikan pembinaan pada anak didik nantinya,”: tandasnya. (247)