Pelajar Kaur Diimbau Utamakan Protokol Kesehatan di KBM

SOSIALISASI: Kanit Dikyasa Aipda Agung D saat melakukan sosialisasi ke pelajar SMP tentang lalu lintas dan protokol kesehatan Covid-19, Senin (28/9).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Kegiatan rutin Dikmas Lantas dengan menyambangi sekolah-sekolah melalui program Police Goes to School, terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Kaur. Seperti Senin (28/9) jajaran Sat Lantas Polres Kaur Polda Bengkulu mendatangi SMPN di Kecamatan Kaur Selatan. Dalam kegiatan yang dipimpin Kanit Dikyasa Aipda Agung D meminta kepada pelajar dimasa pandemi ini harus selalu waspada terhadap penyebaran Covid 19 dengan mematuhi protokol kesehatan, khususnya di dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) maupun bermain diluar jam sekolah.

“Dalam situasi pandemi saat ini, jangan lah panik dan siswa saya minta agar tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19,” kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono S IK MH Kanit Dikyasa Aipda Agung D, Senin (28/9).

Dikatakannya, bahwa pandemi Covid 19 masih ada dan ia mengajak kepada para generasi muda khususnya pelajar SMP agar tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta mengajak generasi muda untuk bersama-sama mengkampanyekan kepada masyarakat tentang maklumat Kapolri tentang kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada tahun 2020 ini.

“Saat ini penyebaran Virus Covid-19 terus meningkat, ini terbukti masyarakat kita masih menganggap remeh dengan virus corona dan kurangnya kesadaran masyarakat menerapakan protokol kesehatan. Maka kita meminta kepada siswa turut mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Agung juga meminta kepada siswa agar tidak mengendarai sepeda motor saat pergi kesekolah karena masih dibawah umur dan juga para pelajar belum memiliki SIM. Untuk diminta kepada orang tua agar berkorban sedikit waktu untuk mengantar jemput anak ke sekolah. Sebab dengan demikian keselamatan anak kita lebih terjamin.

“Para pelajar ini masih belum bisa mengontrol diri. Masih mudah terpancing emosi, makanya kita minta kepada orang tua agar antar jemput anaknya kesekolah,” imbaunya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*