Pelajar Diliburkan, DL Distop

RAPAT: Bupati Hijazi saat memimpin rapat mendadak bersama para pejabat dan Ketua DPRD Rejang Lebong di rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Minggu (15/3) malam. Rapat terkait dengan pencegahan penyebaran Covid 19 di Rejang Lebong.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong langsung melakukan langkah antisipasi terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut, Bupati Rejang Lebong DR H A Hijazi SH MSi, menggelar rapat mendadak bersama para pejabat dan ketua DPRD Rejang Lebong di rumah Dinas Bupati Rejang Lebong Minggu (15/3) malam.

Dalam rapat yang dilaksanakan hingga tengah malam tersebut, sejumlah kebijakan penyegahan penyebaran Covid 19 dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong yaitu mulai dari menghentikan sementara aktifitas di sekolah dan menyetop sementara kegiatan Dinas Luar (DL) untuk ASN di Rejang Lebong.

“Aktivitas di sekolah kita liburkan selama 14 hari kedepanĀ  melihat perkembangan dari penyebaran virus corona di tanah air,” sampai Bupati saat memimpin rapat Mingsmebarigu malam.

Meskipun diliburkan dari aktifitas disekolah, namun menurut bupati para pelajar yaitu SD dan SMP di Kabupaten Rejang Lebong tetap melaksanakan belajar dirumah, untuk mekanismenya nanti akan disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong.

Selama aktifitas disekolah diliburkan, bupati mengimbau agar para pelajar tidak melakukan kegiatan diluar rumah terutama ditempat-tempat keramaian.

Untuk memastikan para pelajar tidak berkeliaran selama aktifitas disekolah diliburkan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan mengintruksikan Satpol PP Kabupaten Rejang Lebong untuk melakukan patroli.

“Karena kewenangan SMA dan SMK ada di Pemerintah Provinsi Bengkulu, kita akan melakukan koordinasi dengan gubernur agar anak-anak SMA dan SMK juga bisa diliburkan karena ini sangat berbahaya,” terang gubernur.

Sementara itu, untuk kegiatan dinas luar, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan menyetop sementara kecuali memang dinas luar tersebut bersifat mendesak.

Hal tersebut menurut bupati juga sangat penting untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Kabupaten Rejang Lebong saat para pejabat pulang melaksanakan DL.”Bila ada pejabat yang baru pulang dari dinas luar dan memiliki rasa flu dan lainnya untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat,” pinta bupati.

Tak hanya membatasi aktifitas disekolah, menyetop kegiatan dinas luar, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga akan menunda sejumlah kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Selain itu, menurut bupati aktifitas keluar masuk terutama masyarakat yang masuk ke Rejang Lebong khususnya dari daerah luar Bengkulu baik yang menggunakan travel maupun bus nanti akan dilakukan pemeriksaan.”Salah satu langkah antisipasi untuk masyarakat dari luar Bengkulu yang akan masuk ke Rejang Lebong.

nanti akan kita melakukan pemeriksaan dipintu masuk seperti di PUT, nanti akan kita tanya penumpang mana yang turun di Rejang Lebong maka akan kita lakukan pemeriksaan,” demikian bupati. (251)