Pelajar di Bengkulu Selatan Tewas Terlindas Truk

IST/Bengkulu Ekspress
TEWAS; Dilindas truk saat sepeda motor terjatuh, satu pelajar Bengkulu Selatan tewas di jalan raya Desa Melao, Manna, Selasa (28/8) sore.

MANNA, Bengkulu Ekspress – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalan raya dalam wilayah Bengkulu Selatan (BS). Korban Dwin Okta Pratama (12), pelajar kelas 6 salah satu SDN di Bengkulu Selatan, tewas di tempat kejadian perkara dengan kondisi kepala terlindas ban truk yang melintas. Korban tewas setelah motor yang dikendarainya bersama 3 temannya terlindas truk yang sama-sama melintas di Jalan Raya Desa Melao, Manna, Bengkulu Selatan, sekitar pukul 16.25, Selasa (28/8/18).

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kasat Lantas, AKP Kusman Jaya SH didampingi Kepala Unit Laka, Bripka Rusmantoni mengatakan, Kecelakaan yang merenggut nyawa korban tersebut terjadi antara sepeda motor Honda Revo BD 3473 PM dengan Mobil truk Mitsubishi BD 8154 BL.

Rusmanto mengatakan kronologis kejadian berawal, Korban dibonceng temannya, mereka berbonceng 4 sekaligus. Semuanya masih anak-anak dibawah umur.

Motor dikemudikan Habib (13) pelajar salah satu SMP Bengkulu Selatan, warga Desa Tanjung Agung, Seginim. Habib membonceng 3 rekannya yakni Meizi Radit Yuspranata (12) pelajar SMP juga warga Desa Tanjung Agung, Seginim, Dwin Okta Pratama (12) juga warga Desa Tanjung Agung, Seginim serta Nopro Aprianto (14) yang duduk paling belakang, pelajar salah satu SMA di Bengkulu Selatan juga warga Desa Tanjung Agung, Seginim.

Saat itu mereka berempat dari arah Simpang Kayu Kunyit ke arah Seginim. Namun tiba di tempat kejadian perkara (TKP), saat itu cuaca sedang gerimis. Di depan mereka ada truk melintas dikemudikan Into Zulfian (28) warga Siwak Pakit, Kelurahan Masat, Pino dari arah berlawanan. Melihat truk yang ada di depannya, pengemudi motor sempat terkejut dan mendadak mengerem laju kendaraannya. Akibatnya motor tersebut jatuh ke kiri jalan, sedangkan korban dan teman-temannya jatuh ke kanan jalan.

Naas bagi korban, kepalanya terlindas ban bagian belakang truk tersebut yang masih melaju saat tabrakan terjadi. Melihat kejadian tersebut warga langsung ramai berdatangan dan berusaha memberikan pertolongan. Akan tetapi nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Diduga korban meninggal di TKP (tempat kejadian perkara). Kepalanya bocor terlindas ban truk. Adapun ke-3 rekannya yang lain Habib mengalami luka lecet tangan kanan dan kiri, luka lecet kaki kanan dan kiri. Meizi mengalami luka lecet tangan kanan dan kaki kanan. Kemudian Nopro mengalami luka lecet dahi, kaki kiri, tangan kiri dan patah tulang paha kanan. Ketiga korban kini dirawat di Rumah Sakit Umum Manna, Bengkulu Selatan.

“Adapun kedua unit kednaraan sudah kami amankan di Mapolres,” terang Rusmantoni. (369)