Pelajar Bengkulu Segera Uji Coba AKM

BENGKULU, BE – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP, SMA,SMK, MA sederajat dan USBN tingkat SD pada 2021 dihapuskan. Pemerintah mengganti ujian itu dengan asesment Kompetensi Minimum (AKM) dan survei karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu, telah mengikuti sosialisasi dan menjadwalkan pelaksanaan ujo coba pelaksanaan AKM untuk semua tingkatan.

Koordinator Tehnisi AKM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Jefrinaldi menuturkan kepada BE, saat ini sosialisasi AKM dari pusat ke daerah sudah dilakukan tiga tahap, dengan sasaran kepala sekolah, teknisi hingga tenaga pendidik dan ujicoba bakal dilaksanakan khusus pada pelajar.

“Uji coba pertama menyasar SMA dan SMK se-Provinsi Bengkulu, dimulai Selasa (20/10) mendatang,” ujarnya.

Ada enam kabupaten/kota yang dinyatakan siap melaksanakan uji coba tersebut. Sedangkan, empat kabupaten seperti, Kaur, Bengkulu Selatan, Mukomuko dan Lebong, tidak ikut serta uji coba.

Asesmen tidak dilakukan berdasarkan mata pelajaran atau penguasaan materi kurikulum seperti yang diterapkan dalam ujian nasional. Hanya berupa pemetaan dalam hal literasi dan numerasi. Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi kemampuan menganalisa suatu bacaan dan memahami konsep pesan dalam tulisan, sedangkan numerasi berarti kemampuan menganalisa angka.

Para peserta AKM adalah para siswa yang saat ini duduk dibangku kelas 8, kelas X1 dan kelas XII, dalam pelaksanaanya nanti guru yang sudah diberikan pelatihan mentransfer ilmunya pada mereka untuk ikutserta dalam ujicoba AKM. (247)