Pekerjaan Jalan Lebong Tandai Capai Titik Akhir

APRIZAL/BE
Tampak pihak TMMD saat melakukan pembukaan akses jalan desa Lebong Tandai.

ARGA MAKMUR, Bengkuluekspress.com – Program Tentara Manungal Masuk Desa (TMMD) Imbangan tahun 2020 untuk pembukaan jalan menuju desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) BU dan Kodim 0423/BU sudah mencapai titik terakhir. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati BU, Ir H Mian saat dikonfrimasi awak media.

“Ya, Allhamdulillah untuk program TMMD Imbangan 2020 untuk Desa Lebong Tandai pekerjaannya sudah mencapai titik akhir atau rampung,” kata Mian.

Mian menambahkan, dengan tuntasnya pengerjaan pembukaan jalan menuju ke salah satu desa terpencil di Kabupaten BU tersebut dan dengan penambahan rabat beton sepanjang 1, 5 kilo meter maka akses menuju desa lebong tandai sudah bisa dilewati oleh roda 2 maupun roda 4.

“Dengan tuntasnya program ini dan ditambah dengan rabat beton sepanjang 1, 5 kilo meter maka akses menuju desa lebong tandai sudah bisa dilewati oleh roda 2 maupun roda 4,”ujaranya.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, bahwa untuk membuka jalan menuju desa Lebong Tandai membutuhkan waktu yang cukup panjang dalam pengurusan izin dari kementrian kehutanan dan lingkungan hidup serta kerjama sama dengan PT API yang mempunyai wilayah tersebut.

Namun semuanya sudah terselesaikan semua atas kerja keras seluruh stakeholder terkait, sehingga sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4. Meskipun sudah bisa dilalui oleh R2 dan R4 Mian juga memastikan model transportasi lama yaitu motor lori ekspress (molek) akan tetap dipertahankan.

“Kendati membutuhkan proses yang lama namun berkat kerja keras kita bersama jalan menuju ke Lebong Tandai sudah bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4 dengan tidak meninggalkan transportasi lama yakni molek yang merupakan alat transportasi masyarakat setempat yang tidak boleh dilupakan,” tandasnya. (127)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*