Pejabat Target Penipuan

KEPAHIANG, BE- Aksi penipuan di Kab Kepahiang marak belakangan ini. Menariknya, mereka yang menjadi target pelaku adalah pejabat penting di daerah ini. Setelah nyaris menimpa wakil Ketua DPRD Kepahiang H Zurdinata SIp, Jumat (20/1) lalu, justru Plt Direktur PDAM Kepahiang Kharmolis ST yang dapat sial. Ia kena tipu Rp 1 juta. Dalam kasus Kharmolis, penipuan baru diketahuinya setelah membaca surat kabar yang memberitakan kasus yang menimpa Zurdinata. “Sesudah saya membaca koran dan dari situlah saya sadar bahwa saya sebenarnya juga telah menjadi korban penipuan. Sehingga saya langsung cross chek dengan pak Zurdinata yang juga merupakan keluarga saya. Dan setelah saya pastikan bahwa pelaku ini juga yang melakukan penipuan kepada saya, akhirnya saya lapor ke Mapolres Bengkulu,” ujarnya Kharmolis kepada BE.

Dikatakannya, modus pelaku hampir sama. Hanya saja pada waktu pelaku sangat menyakinkan dirinya bahwa dirinya tengah di Bengkulu dan mobil yang dikendarainya masuk bengkel dan ingin ditebus segera, sehingga korban pun mentransferkan uangnya ke rekening bank Mandiri no 1080007618649 atas nama Okta Pidiansyah milik pelaku karena sewaktu korban meminta uang tersebut diambil langsung kepadanya, pelaku beralasan uang tersebut dibutuhkan segera. “Waktu itu hari Jumat (20/1) sekitar pukul 11.00 WIB pelaku menelepon dan mengatakan jika dirinya adalah paman saya Darmawan (40) dan tengah berada di Bengkulu pada saat itu. Dimana secara menyakinkan dirinya menyampaikan butuh uang untuk menebus mobinya yang tengah berada di bengkel di Bengkulu sebesar Rp 1 juta dan uang tersebut sangat dibutuhkan segera, sehingga oleh pelaku saya disuruh transfer saja uang tersebut melalui ATM. Saya yang pada waktu itu tidak membawa ATM lantas menyuruh adik saya untuk mentransfer sejumlah uang tersebut,” jelasnya sembari memperlihatkan bukti transfer ke rekening pelaku. Kapolres Kepahiang AKBP Chaerul Yani SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Imam Wijayanto SIk membenarkan telah menerima laporan aksi penipuan dari korban ini, dimana sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan bukti lain terhadap tersangka penipuan yang sudah diamankan oleh pihaknya saat ini. “Saat ini laporan baru aksi penipuan ini sudah kita terima dan segera kita tindak lanjuti,” tandasnya. (505)